Blunder dan Ironi di PKS

an
Sejak penangkapan Lutfi hasan ishak dan Fathanah di Hotel Meridian karena dugaan korupsi, PKS benar benar kalang kabut, galau, tidak konsisten dan sering melakukan blunder. 

Blunder sendiri bisa diartikan kesalahan yang tidak perlu atau kesalahan yang makin menampakan kesalahan yang lebih besar. Dalam bahasa inggris sendiri, blunder artinya :"A stupid or careless mistake". Artikel ini akan membahas blunder dan ironi yang terjadi di PKS sejak penangkapan LHI. Bagi kader PKS atau masyarakat umum, silahkan dikomentari jika memang data ini tidak sesuai data data dilapangan. 

1. Petinggi PKS tidak kenal Fathanah
ini adalah kebohongan pertama para petinggi PKS. semuanya sepakat tidak kenal PKS, mereka hanya bilang Fathanah kenalan LHI, bukan kader dan tidak ada hubungannya dengan PKS. Para petinggi ini mengatakan tidak mengenal fathanah baik secara pribadi ataupun secara organisasi kepartaian. Fakta yang terungkap? Fathanah justru terkenal dekat dengan para petinggi PKS. Pernah rapat di medan bersama menteri suswono dan LHI, bahkan anis mata berurusan masalah sertifikat tanah dengan fathanah. Man a mungkin ga kenal kok bisa nitipin sertifkat tanah ke fathanah. Catat kebohongan dan blunder pertama.

2. Penangkapan LHI adalah Konspirasi Zionis
Ini adalah blunder yang kedua, Tujuan si anis mata adalah meredakan gejolak di PKS, namun akhirnya ini diakui hanya sekedar retorika bohong agar para pendukungnya tenang. Dari zaman dulu, sejak sejak saya kuliah, emang teman teman dari PKS sering banget ngomong konspirasi zionis dan perang pemikiran.
Jika dipikir pikir apa pantas partai yang ngakunya partai islam, partai dakwah menggunakan kebohongan untuk mengelabuhi para pengikutnya. Catat Kebohongan yang kedua . Apa benar dakwah dengan cara berbohong? pernah di contohkan rosulullah gitu?

3. Dana partai bukan dari korupsi tapi dari Infaq anggota
Ini blunder juga, secara tidak langsung. Jadi infak dan iuran yang di PKS tidak semuanya disumbangin buat acara sosial seperti bantuan kepada bencana, tapi sebagian justru masuk untuk keperluan partai. Bahkan setiap kader harus iuran bulanan dari yang paling kecil 5000 perak untuk "dakwah". atau saya menyebutnya untuk partai. Ada komentar di forum yang kasihan bahwa uang 5000 itu bagi para kader yang rata rata mahasiswa dan Anak SMA itu benar benar miris dengernya, uang 5000 yang harusnya untuk dakwah ternyata buat hidup hedonis para petinggi partai. Kasihan bangat kan? . Mending di masukan kotak amal masjid, tidak terikat organisasi atau partai. Dan kalau mau ngasih bantuan tidak perlu pasang bendera partai. Katanya agar amal diterima harus iklas kan? Kalau demi elektabilitas partai dan populeritas partai itu iklas ga ya?

4. Menghalang halangi petugas KPK melakukan penyitaan mobil.
 Blunder selanjutnya adalah kasus dihalanghalaninya petugas KPK yang akan menyita mobil LHI. Ini jelas jelas blunder, nampak sekali PKS menghalangi petugas untuk mengurus korupsi yang terjadi. Dimata masyarakat jelas PKS tidak mendukung KPK. Tambah blunder lagi saat johan budi malah dilaporkan kepolisi. terbukti PKS tidak mendukung pembrantasan Korupsi.

5. Menolak Kenaikan BBM yang disepakati Koalisi

Ini adalah blunder paling jelas dan bisa dibilang paling LICIK dari sebuah partai dakwah. Ketika semua parpol setgab sepakat naik dan PKS didalam juga sudah bilang mendukung, tiba tiba diluar kor akoar beda pendapat bahwa PKS menolak kenaikan BBM. Lebih blunder lagi karena PKS sendiri adalah partai pemerintah. Sungguh aneh jika partai pemerintah justru mengkritik pemerintah. Anehnya nih  partai tidak mau keluar dari koalisi. Intinya, mereka pingin enaknya. Tetep dipemerintahan dan berharap dapat simpati rakyat. Apa yang terjadi. justru caci maki makin keras disuarakan buat PKS. Partai sok suci, partai Munafik, partai berkepala dua, partai banci, partai tidak punya pendirian dan sebagainya. 

Yang lebih aneh lagi, saat anis mata bilang bahwa pemerintah tidak mencintai rakyat dengan kenaikan BBM tapi disisi yang lain, anis bilang pemerintah tidak becus urus uang negara. Ini benar benar blunder. Pemerintah sudah bilang kalau BBM itu disubsidi dari duit hutang. Dengan menaikan harga BBM, maka hutang akan akan berkurang. Anehnya walaupun orang orang di PKS tahu kalau Subsidi negara bersumber dari hutang, eh malah si anis bilang pemerintah tidak becus ngatur duit. ini bener bener blunder. Terus kalau orang PKS jadi presiden terus tidakjadi menaikan harga BBM, duit subsidi yang triliuanan itu diambil dari kantong siapa? kantong Kader PKS? mikir om.

Bagi yang cinta dakwah, anda tidak perlu masuk PKS. Dakwah yang bagus itu tidak perlu embel embel dan ingat rosulullah tidak pernah berdakwah
 dengan model partai seperti ini. Sampai saat ini saya ga pernah menganggap ada partai islam. Kenapa? bayanin aja deh dari PAN, PKS, PPP, PBB dan PKB ngaku partai islam. tapi kita semua tahu kan kalau orang islam berpedoman dengan Alquran dan sunnah, dengan Nabinya satu dan tuhannya satu. kenapa partainya banyak? itu menunjukan mereka tidak memperjuangkan islam, mereka memperjuangkan nasib kelompok/anggotanya saja bro.. Kita diberi akal untuk berpikir bukan?

Penutup
Semoga tulisan ini makin menyadarkan para kader PKS agar terus bedakwah tanpa harus memakai embel embel partai. Dakwahlah seperti rosul, tidak ingin berharap kekuasaan apalagi mencari simpatik target dakwah agar besok memilih PKS di pemilu? pertanyaanya? apakah dakwah seperti ini mendapat pahala? atau hanya mendapat balasan didunia saja? Think about it brother!
 













Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa Komentar ya :)