Lone Survivor (2014)


Kapan terakir kali anda menonton film perang? sebarapa bagus? saya yakin film perang yang ada tidak terlalu menarik untuk di tonton kecuali untuk adegan perang, lempar granat atau tembak menembak biasa. Sejauh ini, hanya sedikit film yang benar benar bagus dalam penggambarannya. 3 Film itu adalah Saving Private Ryan, Black Hawk Down dan yang baru saja di Rilis , Lone survivor. Kesamaan-nya, 3 film ini diangkat dari kisah nyata.

Lone survivor bercerita tentang 4 anggota Navy SEAL yang ditugaskan untuk menangkap Pimpinan taliban dalam operasi Red Wing di tahun 2005. Kejadian bermula saat 4 tentara amerika ini bersembunyi di hutan pegunungan afghanistan. Rencana awal yang harusnya berjalan mulus ditengah jalan malah menjadi berantakan karena 4 tentara ini bertemu dengan 3 pengembala kambing. Mereka berunding apakah akan membunuh mereka, atau malah membiarkan mereka kembali ke desanya hidup hidup. Akhirnya keputusan yang diambil adalah membiarkan mereka kembali ke desanya. 

Apa yang terjadi selanjutnya? Salah satu penggembala tadi memberi tahu taliban dan justru sekarang 4 orang ini dikejar taliban. Ada puluhan anggota Taliban yang mengejar mereka sampai akhirnya terjadi tembak menembak dan korban berjatuhan di dua belah pihak. 

Yang menarik dari film ini, di akhir cerita Marcus, salah satu tentara yang selamat di tolong oleh warga afganistan dan dilindungi. Walaupun Taliban meminta menyerahkan marcus ke mereka untuk dipenggal, warga tetap mempertahankannya. Yang terjadi selanjutnya justru tidak terduga. Selanjutnya saksikan sendiri untuk kelanjutan kisahnya. Anda tidak akan menyesal, film ini dibuat sereal mungkin, darah memuncrat, tulang patah dan 'head shot' menjadi bagian utama film ini 

Satu hal yang menarik, dari film ini terungkap fakta bahwa tidak semua operasi amerika itu sukses, Bayangkan, bukan hanya operasi Red wing gagal, namun puluhan tentara amerika tewas dalam pertempuran ini. Disisi lain, tidak semua warga afganistan adalah taliban. Gambaran ini cukup realistis sehingga anggapan bahwa pria berjubah dan berjenggot adalah teroris bisa ter kikis dan berkurang, terutama untuk publik amerika. Di akhir cerita, tampak bahwa Serdadu Marcus yang selamat masih bersahabat baik dengan penolongnya. Saya cukup respek untuk film ini.  Sekedar catatan, kalau tidak tahan darah, jangan nonton deh!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa Komentar ya :)