Review Robocop (2014)

Robocop adalah salah satu film paling saya suka semasa kecil. Tahun ini, Robocop kembali hadir dengan versi remake/reboot. Bercerita tentang seorang polisi jujur yang mengalami kerusakan fisik parah saat mobilnya meledak karena dipasang bom.

Film ini berlatar tahun 2028. Di masa itu, amerika mengendalikan dunia sebagai 'polisi dunia' yang mengirimkan robot robot perang sehingga jumlah tentara yang mati dimedan perang bisa diminimalisir. Namun, dengan alasan bahwa robot tidak punya perasaan, senat dan rakyat amerika menolak jika robot yang sama digunakan di Amerika.

Alex Murphy yang mengalami kerusakan fisik parah akhirnya menjadi jalan tengah bagi perusahaan robot OCP untuk memuluskan proyeknya untuk mendapatkan milyaran dollar dngan meraup kontrak dengan pemerintah. Caranya? dengan menggantikan polisi dengan robot atau kombinasi manusia dan robot. istri alex memberikan ijin kepada OCP untuk menyelamatkan nyawa suaminya apapun yang terjadi.

Robocop di film ini terlihat lebih modern dari sisi teknologi dan baju besinya. Dengan kombinasi warna hitam dan helm yang bisa buka tutup otomatis membuat 'pakaian' robocop terlihat sangat realistis. Adegan aksinya juga saya yakin anda akan suka.

Dari sisi kasting, ada Samuel L Jackson (Furry di Avenger) dan Gary oldman (jim gordon di The dark knight ikut ambil bagian di film ini. Akting keduanya memang sangat memposana dan sangat menjiwai,namun pakaian yan dikenakan keduanya di film ini terlihat tidak pas, Gary oldman disini berperan sebagai ahli neurosience dan Samuel L Jackson jadi penyiar acara TV. Keduanya berperan dominan di fil ini, namun sekali lagi, kurang sreg dari sisi baju yang dipakai. Coba lihat trailernya bagaimana Samuel L jackson sbagai penyiar?

Satu hal yang menarik adalah robot ED-209. Robot ini merupakan musuh utama di robocop original. Dari sisi teknologi dan tampilan Robot E-209 ini jauh lebih realistis ketimbang di versi originalnya. Spilier dikit, anda akan menyaksikan bagaimana robocop mengatasi robot ganas ini.
Penampakan Ed-209 di versi original (kiri) dan ed-209 di versi robocop 2014
Plot hole/spoiler /kekurangan 
Jangan membaca bagian ini jika anda belum menonton filmnya, penjelasan dibawah ini penuh dengan  *SPOILER* Walaupun film ini terkesan realistis dan jauh lebih bagus dari film originalnya, namun ada beberapa adegan yang kurang realistis

1. Adegan reaksi istri murphy saat tahu si murphy terkapar, hangus dengan luka bakar. Coba bayangkan jika anda punya istri dan anda terkapar atau tertembak atau terkena ledakan dahsyat? Naturalnya manusia akan teriak histeris dan mengais gitu ya? namun di sini, istri murphy hanya lari keluar, melihat suaminya terkapar dengan luka bakar sampai tangan dan kakinya hancur, terus dia masuk kerumah lagi, tanpa expresi, teriakan atau menangis (mungkin dia kembali masuk rumah untuk telpon rumah sakit atau polisi), tapi C'mon, ok lah si istri seorang yang tegar, namun skali C'mon, masa ada orang kena ledakan bom, Suami sendiri, si istri tidak terkejut dan tidak menangis histeris?  Saya tidak menyalahkan artisnya, justru saya heran dngan sutradaranya.

2. Adegan Pelepasan komponen robot dari tubuh murphy. Di versi originalnya Robocop masih punya sistem pencernaan, nah disini, sisa tubuh murpy hanya tangan kanan, paru paru, jantung, tenggorokan dan kepala . Bagaimaimana dia mendapat nutrisi (Nutrisi langsung dimasukan kedalam darah saat cuci darah, tidak ada bubur seperti versi originalnya. Permasalahannya bukan hanya itu, namun sesaat setelah ledakan dan tubuh murphy dibawa kerumah sakit, Tampak bahwa tubuh murphy masih normal, hanya tangan, kaki dan tulang belakang yang sudah patah, namun saat jadi robocop, semua organ itu hilang, termasuk pencernaan, ginjal dan organ lainnya. Lah dibuah kemana coba?

3. Adegan diatas gedung, musuh utama mau menembak robocop /murphy namun  murphy menembak duluan ke musuh ini, namun penjaga si dedengkot musuh ini yang notabenenya tentara, tidak melakukan apapun, diam dan melangkah pergi , Cmon, sangat tidak realistis, kenapa si tentara ini tidak menembak murphy atau istrinya atau berusaha menyelamatkan 'BOS'nya. *Konyol*.

Terlepas dari 3 kekurangan diatas , film ini sangat menghibur untuk ditonton disaat film lain menyajikan drama cinta *bulshit* dibulan febuari ini. Jika di lihat dari endingnya, sepertinya akan ada sekuel dari film ini, tentu saja jika respon penonton bagus.

Secara pribadi, dari sisi action saya beri nilai 8/10, sedangkan dari sisi cerita cuman dapat 6/10 mengingat banyak adegan dan expresi kurang greget dari pemainnya.

Ada yang mnarik dari film ini, masih ingat kalimat "english mother fucker, do you speak it" dari "pulp ficiton", ya ada adegan yang mirip di bagian akhir film ini yang sepertinya sengaja disiapkan untuk Samuel L Jackson.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa Komentar ya :)