Review Transcendence (2014)

Transcendece berkisah sepasang suami istri yang begitu terobsesi membuat software kecerdasan buatan yang mampu menyamai bahkan melebihi otak manusia. Mereka berharap komputer bisa menjadi sangat cerdas bahkan jauh lebih cerdas dibanding kemampuan seluruh manusia sekalipun. Proyek ini merupakan proyek yang sangat ambisius, ide selanjutnya adalah memindahkan "nyawa" atau kesadaran dari mahluk hidup kemesin.

Mereka berhasil memindahkan kesadaran seekor monyet kedalam komputer dan komputer itu berpikir layaknya monyet. Ternyata ada kelompok yang tidak suka dengan ide ini, mereka takut teknologi justru akan menguasai dan merusak kehidupan manusia,
 Pasangan suami istri itu adalah Will Caster dan Evelyn caster. Perhatikan Tagline dari Transcendce adalah "Yesterda, Dr Will Caster only human". Itulah inti dari film ini, Dr Caster menitis secara digital dan hidup dalam jaringan internet.

Bagaimana ceritanya? *HEAVY SPOILER ALERT*. Dr will caster membuat presentasi ilmiah tentang kecerdasan buatan yang akan mengubah dunia dan akan mempercepat proses kemajuan teknologi, namun kelompok anti teknologi berusaha membunuhnya, untunya Dr Will caster selamat dari percobaan pembunuhan karena hanya terserempet peluru.

Sayangnya, walaupun dia cuma terserempet peluru, kondisinya justru makin parah, setelah di cek secara mendalam, ternyata pelurunya sudah dilapisi dengan polonium, Zat radio aktif yang merusak tubuh, DR caster hanya punya waktu 1 bulan untuk hidup.

Istrinya,Evlyin tidak siap menerima hal ini, maka dia berusaha menghubungkan otak Suaminya ke komputer, mentransfer pengetahuan, bahasa, serta suaranya dan di kombinasikan dengan kecerdasan buatan yang telah dikembangkannya. Tidak lama kemudian, Dr will caster meninggal, jasadnya dibakar dan abunya di buang ke sungai.

Ternyata, ketika istrinya mengecek komputer dan menganalisa AI suaminya, dia terkejut karena "kesadaran" suaminya masuk kedalam komputer, Proses memindah (menitis) telah berhasil, suaminya bisa "hidup" dalam komputer. Teman kerja evelyn dan sahabat dekat will caster tidak setuju dengan hal ini, Dia berangggapan itu tidak mungkin, dan dia meminta evelyn menshutdown system yang ada, namun evelyn tidak mau. Dr Will caster yang ada dikomputer meminta evelyn untuk menghubungkan komputer di ruang itu kejaringan internet dan pasar saham. Dan, Program Will caster menyebar keseluruh dunia seperti virus, lebih menyeramkan lagi, program itu selalu belajar (machine learning) .

Evlyn diminta pergi ketempat terpencil dan disana ia membangun Super komputer ibawah tanah, Darimana sumber duitnya? Dengan bantuan AI yang ada, memindah Uang di bank ke rekening evelyn sangatlah mudah. Dua tahun kemudian, tempat terpencil tersebut berubah menjadi pusat Otak Dr Caster, evelyn membangun sistem panel surya dan memasang ribuan komputer (grid/cloud) dibawah tanah.  Ternyata AI terus berkembang sampai akhirnya DR caster bisa mengatasi berbagai macam penyakit dnegan bantuan AI, membuat Quantum Prosesor dan membuat sistem regerasi cell  yang akhirnya DIA kembali utuh seperti manusia lagi.

Pihak pemerintah dan teman teman kerjanya yang melihat bahaya dari DR caster ahkhirnya berusaha menghancurkan Pusat super komputer yang ada, sayangnya mereka harus menggunakan teknologi manual, mengingat teknologi komputer bisa disusupi oleha "otak" dari AI.  Nah disinilah konflik baru dimulai.

Sayangnya, ending dari cerita ini mengambang, selain itu andingnya Anti klimak, kurang greget dan terkesan tergesa gesa dalam penyelesainnya. Namun, di akhir cerita, ada kemungkinan bahwa Transcendence akan mempunyai sekual, tentunya jika film ini sukses dipasar.

Saya sendiri memberi nilai 5/10 untuk overall film ini, Siapa sih sutradara film ini? dia adalah Wally Pfister, asisten Cristoper nolan selama lebih dari 10 tahun, Transcende sendiri adalah debut pertamana sebagai Sutradara. Jadi saya memaklumi jika film ini tidak sempurna. Walaupun banyak review mengatakan film ini jelek dan efeknya pasaran, paling tidak film ini cukup menarik bagi saya dan orang2 IT yang tertarik dengan teknologi modern seperti kecerdasan buatan, Quantom prosesor ataupun Nano teknologi. Efeknya Lumayan lah.


4 komentar:

  1. Thank u for u post
    It is very helpfully for me

    BalasHapus
  2. Ini film kritik sosial,,, manusia takut teknologi A.I akan menghancurkan umat manusia,,, tapi justru manusia yg saling membunuh, merusak alam, dll

    Sejak awal sampai akhir,, Will tidak pernah membunuh,,, dia yg dibunuh,, Terroris dan FBI yg membunuh,,, termasuk membunuh Istinya.

    Inti dari film ini cuma satu "Manusia selalu takut akan apa yg tidak dia pahami".

    Seandainya manusia tau manfaat yg bisa dicapai dari teknologi tersebut, Bumi ini beserta isinya akan selamat, sehat, dan bahagia. Sesuai keinginan Istrinya.

    Satu kesalahan yg dilakukan Max adalah menganggap A.I itu bukan Will, dan tidak akan pernah memiliki Cinta, tapi dia salah. Will tersebut adalah Will yang memang sisi kemanusiaanya telah hilang, kecuali Cinta. Maklum dia jadi makhluk paling cerdas dimuka bumi. Padahal Hybrid masihlah manusia, masih memiliki semua sifat kemanusiaan, hanya saja kebal penyakit, proses penyembuhan cepat, kekuatan fisik luar biasa.


    Jangankan Max, dkk, Istrinya sendiri pun takut juga akibat kehebatan Will, dan merasa Will bukan dirinya dulu, tapi lupa kalo Will bukan Manusia lagi.

    Teknologi dalam film ini sungguh jawaban atas semua masalah di muka bumi,, tapi manusia takut,,, dan Will menyerah, kenapa ?, karena Istrinya menginginkan hal itu ... dia sudah tau virus yg dibawa istrinya untuk menghancurkannya, tapi dia upload, karena dia cinta istrinya, cinta damai, kalau saja Will seperti dugaan Max, maka akan banyak manusia yg mati seperti di film Terminator.

    Di akhir cerita, Max masuk keruangan Will dan menemukan Will dan Istrinya mati berpelukan, dan ekspresi wajah Will sedih penuh penyesalan,,, tau bahwa dia salah menduga Will tidak punya Cinta.

    Kesalahan Will sejak awal adalah,,, dia bekerja Underground, gk cuma Lab saja yg Underground, tapi dia selalu tertutup, padahal dia punya akses internet, dia bisa saja sosialisasikan apa pun terobosan dia, dan manusia tidak akan "Kaget" dan takut seperti itu.

    BalasHapus

Jangan lupa Komentar ya :)