Review How to Train Your Dragon 2 (2014)

How to Train Your dragon 2 adalah kelanjutan dari kisah hiccup, anak kepala suku di desa Berk, Viking. Di kisah keduanya, Hiccup dan warga Berk sudah bersahabat dengan para naga. Mereka menjadikan naga sebagai hewan piaran dan hewan tunggangan.

Jika di kisah pertamanya, Naga adalah ancaman, maka di kisah kedua, naga adalah sahabat dari warga berk. Terus masalahnya dimana kalau begitu? Masalah muncul saat Hiccup bertemu dengan eret, sah penangkap naga.

Eret adalah anak buah penjahat utama di film ini. Eret menanggap naga dan menyerahkan naga yang diangkap ke penjahat utamanya yaitu Drago. Drago adalah penjahat yang terobesi menjadi satu satunya pengendara naga dan menaklukan para naga serta menjadikan naga sebagai tentaranya.

Drago sangat mahir mengontrol naga, walaupun dengan cara cara kasar, seperti memukul atau memaksa para naga itu agar patuh. Drago adalah antitesis dari Hiccup yang lembut kepada naga. Film ini juga akan menyingkap masa lalu ibu hiccup yang ternyata juga pengendara naga, di film pertamanya, ibu hiccup di kira meninggal saat berusaha menyelamatkan hiccup.

Ibu Hiccup ini jauh lebih pintar dalam melatih para naga. Peran ibu disini menjadikan film ini lebih luas dari pada sebatas 'melatih naga'. Film ini sangat menghibur, menarik dan sekaligus sedih, mengapa? *SPOILER*, salah satu tokohnya MATI. Siapa itu?

Di sisi lain, Drago ternyata berusaha menguasai dan mengendalikan seluruh naga yang ada, Bahkan Tootless pun bisa di kendalikan oleh drago, Apa yang membuat drago mempunyai kemamuan itu? bagaimana cara Hiccup mengalahkannya? Untuk jelasnya lihat sendiri filmnya, jika sepanjang film anda tidak terhibur, saya jitak deh!.
Satu hal lagi, sebagian youtuber merasa hanya dengan melihat trailernya, mereka sudah tahu jalan ceritanya, sebagian lagi merasa trailernya memberikan 'bocoran' terlalu banyak. Kenyataannya tidak demikian. Trailernya baru membocorkan sangat sedikit, Intinya, dari sisi cerita, efek dan humornya, bener bener membuat fresh dan pentingnya sebuah keluarga dan teman. Pesan terakhir, Rawatlah hewan kesayanganmu dangan lembut, jangan kasar walaupun itu cuman kucing :D.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa Komentar ya :)