Gambaran hidup di Amerika

Dari dulu, amerika di gadang gadang menjadi negara bebas dan demokratis, makmur penuh dengan mimpi dan kehidupan yang nyaman. benarkan demikian? berikut ini adalah gambaran hidup diamerika menurut penuturan dari warga eropa yang saya kutip dan saya terjemahkan secara bebas tanpa mengubah maknanya Artikel saya terjemahkan secara bebas dengan penambahan penjelasan dari saya sendiri. Referensi artikel aslinya bisa anda lihat dibagian bawah artikel.

kata amerika disini mengacu pada United state OF AMERICA , bukan Benua amerika, BUKAN PULA CANADA.


1. Orang Amerika terlalu sensitif
Di Indonesia, Orang jawa terkenal perasa, ternyata orang amerika juga sensitif dalam perkara pribadi. Di amerika ada kebiasan "intervension". Intervention adalah bentuk risih dan tidak nyaman dengan kebiasaan dan sikap teman kita, lalu teman teman oran tersebut berkumpul dan menyampaikannya secara bersama sama tentang sikap atau ucapan dari orang di interfensi.

Kebanyakan orang amerika merasa kesepian dan jarang orang menyampaikan sesuatu secara langsung. Satu hal lagi, di amerika banyak layanan phonesex atau phonegirl yang populer di amerika. Para perempuan ini bekerja dengan hanya menangkat telpon dan mendengarkan curhat dari si laki laki kesepian ini. Dalam pandangan si cewek, laki laki ini cuma dianggap client sementara laki laki merasa 'punya teman dekat' dari layanan premium tersebut, menyedihkan banget bukan?

2. Semuanya serba Awesome 
Awesome yang bermana keren, wah hebat, cool dan arti sejenisnya hampir setiap saat dipakai di amerika. Saya jadi ingat adegan di Lego Movie, saat emet membayar overprice kopi dia bilang "Awesome".

Masih berhubunan dengan poin pertama, jika seseorang ditanya "bagaimana kabar?/How are you?" dia akan bilang "Great" walaupun orangnya lagi sedih, sakit tidak semangat semuanya serba great!.

3. Senyum tanpa makna
Di indonesia, masyarakatnya terkenal ramah dan murah senyum, begitu juga di eropa, di amerika mereka juga tersenyum, namun senyumnya tanpa makna, kadang karena posisinya jadi seorang pelayan, kasir atau sejenisya sehinga mereka tersenyum.

Intinya senyum warga amerika kadang bukan senyum kegembiraan, namun senyum 'paksaan' sehingga maknya berkurang, sudah menjadi 'common sense' kita bisa tahu apakah senyum orang itu tulus atau tidak. Amerika adalah gudangnya orang senyum yang tidak punya makna.

4. Uang tips
Di restoran amerika, tips seakan akan menjadi hal wajib, Hal ini menjadi lebih menyebalkan kalau tiap beberapa menit pelayan datang dan menanyakan "gimana makannannya?" "ada yang bisa dibantu?" dan kalimat sejenisnya yang lebih tepat diungkapkan untuk 'meminta tip'. Besarnya tip biasanya 10% dari total harga.

Ternyata uang tips ini juga merambah ke indonesia baik di hotel dan restoran, uang tip yang seharusnya merupakan bentuk kepuasan pelanggan,  sekarang justru menjadi perkara wajib. Saya jadi ingat teman saya yang makan di mall dia bercerita bahwa bentar bentar mba pelayannnya tanya gimana, ada yang bisa dibantu? Gimana makannya? Sepertinya budaya amerika mau dibawa ke indonesia.

Uang tips diamerika menjadi populer karena rata rata pegawai restoran digaji UMR (minimum wage ). Artinya agar mereka mendapat uang lebih, caranya dengan 'berbuat ramah' ke konsumen. Ini juga cara lain dari para pemilik restoran untuk menekan biaya pengeluaran gaji.

Beberapa waktu yang lalu saya pernah membaca orang indonesia yang bekerja secara ilegal di amerika, dia menjadi seorang pembuka pintu restoran, dia tidak mendapatkan gaji dari pemilik restoran, hanya saja dia mendapatkan tip dan dalam sebulan, rata rata dia mendapat 2000 USD.

Permasalahannya, pemilik restoran tidak akan membantu jika pihak imigrasi menangkap dan membuang imigran gelap seperti ini. Pemilik restoran juga tidak merasa rugi karena restoran bisa menghemat karyawan. Brengsek banget kan!

5. Harga yang tertera bukanlah harga yang anda bayar.

Belanja di amerika harus hati hati baik di restoran ataupun Mall. Hal ini karena setiap harga yang ada tidak termasuk pajak. Kebiasan ini terjadi dibagian besar amerika makanya siapkan uang lebih karena harga yang anda bayar pasti lebih tinggi dari harga yang tertera di label.

6. Iklan dimana mana
Iklan ada dimana mana, baik di jalan jalan maupun di TV. hal ini sebenarnya juga terjadi diseluruh dunia, namun iklan di amerika memang sudah overload, setiap beberapa menit di serial TV akan muncul iklan yang mencekoki alam bawah sadar kita untuk membeli produk tersebut.

7. Konsumerisme Akut

Amerika termasuk negara yang warganya punya gengsi tinggi, tidak heran disana ganti iPhone sudah menjadi kebanggaan sendiri. Berbeda dengan di indonesia atau eropa, kita ganti handphone karena rusak,di amerika, ganti iPhone terbaru menjadi sesuatu yang 'wajib'. Hal ini bukan karena iPhone lama rusak, namun karena ingin mengejar model terbaru.

8. Stereotype bagi pendatang
Hal ini tampak di iklan, serial TV atau film film hollywod yang beradar. Mereka merasa paling nomor satu dalam segala hal. Misalkan, orang amerika mengolok olok kebiasaan orang kanada yang suka minta maaf dan gampang minta maaf, aneh kan? Orang amerika menganggap bahwa orang asia itu cuma CINA. orang amerika menganggap bahwa setiap orang irlandia pasti seorang peminum berat, Orang amerika menganggap pria arab berjenggot adalah teroris dan mungkin kalau orang indonesia kesana mungkin juga dianggap teroris juga.

9.Budaya
Pada kenyataannya, amerika tidak punya budaya asli, kebanyakan orang amerika adalah pendatang dari eropa, asia, afrika dan amerika latin Penduduk amerika aslinya dalah suku apache yang sekarang justru tersisihkan.

Saya sering dengar di internet dan berita bahwa orang amerika tidak suka ketika ada orang amerika latin bicara dengan bahasa spanyol ataupun orang asia dengan bahasa mandarin. Mereka merasa setiap orang dia amerika harus berbahasa inggris walaupun ngomong dengan sebudaya. Konyol kan?

10. Cek ID KTP di tempat tempat tertentu
Amerika punya aturan yang menggelikan 'ridicilus' menurut orang eropa dan saya pikir juga menggelikan untuk  orang indonesia. Saat seeorang mau membeli minuman keras, dia harus menunjukan ID bahwa dia sudah berumur 21 tahun. Wah bukannya ini bagus? itu bagus tapi yang aneh anak umur 16 tahun sudah boleh mendapatkan SIM dan anak umur 18 tahun sudah bisa membeli pistol dan senjata api secara bebas. Super konyol.

11. Orang amerika yang religius
Orang amerika, terutama kristen dan pendukung partai republik memang terkenal religius, namun lama lama muak juga kalau bentar bentar, OMG JESUS, sweet BABY JESUS dan kalimat sejenisnya. Sebentar bentar jesus sebentar bentar jesus padahal tidak semua orang amerika kristen, sebagian budha, islam, yahudi dan sebagian lagi bahkan atheis.

Ini lebih konyol lagi saat ada anggota dewan (senat) yang beragama islam disuruh bersumpah dengan memegang injil, konyol, seakan akan amerika adalah negara kristen. Bukan hanya orang islam yang tidak suka cara ini, rata rata orang liberal dan atheis juga tidak suka jika sebenta sebentar JESUS!.

12. Perusahaan besar selalu menang
Amerika adalah negara yang dibacking oleh perusahaan besar dibelakannya. Itulah kenapa kapitalisme sangat mengakar kuat di negeri ini, usaha kecil rata rata tersisihkan karena perusahaan besar selalu menguasai pemerintahan. Contoh sederhana adalah industri senjata, walaupun sebagian rakyat amerika ingin senjata di larang dijual bebas, namun karena anggota dewan di pengaruhi oleh orang orang kuat di perusahaan kapital, maka membatasi penjualan senjata api menjadi perkara yang susah.

Konyolnya lagi, para pendukungnya selalu bilang " Gun don't kill people,people kill people!". Padahal amerika adalah negara nomor satu dengan korban terbanyak karena senjata api. Berita tentang penembakan disekolah, perampokan mini market dan sejenisnya sudah banyak tapi otak BEBAL amerika dengan pola pikir dungu " gun don't kill people" ini lah yang mebuat perusahaan besar selalu menang.

13. Negara yang didesain untuk mobile, bukan manusia
jangan mimpi disana ada motor bebek, disana adanya mobil, bahkan satu rumah kadang punya dua sampai 3 mobil. Jika ada motor pun itu adalah Harley.

14. Selalu terburu buru
Kekayaan adalah hal yang paling diburu di amerika, orang selalu terburu buru dan hidup untuk bekerja, seakan akan yang membuat hidup bahagia itu cuma Uang. Disini tampak sekali amerika dalah negara paling materialistis didunia. Jangan heran kalau ceweknya disana juga matre matre.

15. Time is money
Masih berhubungan dengan nomor 14, disana pikiran orang orang fokus ke pekerjaan dan uang, rasa rasanya yang bisa bikin bahagia hanya jika kita punya jutaan dollar di bank.

16. Makanan cepat saji dan Junk food. 
Orang amerika terkenal karena obesitasnya, dimana mana ada junkfood dan restoran siap saji , Bahkan diberitakan bahwa mati karena kegemukan jauh lebih tinggi dibanding mati kerena merokok. sekitar 18 persen kematian di amerika antara umur 18-49 tahun disebabkan karena obesitas. Apakah ini menunjukan amerika negara makmur? bisa jadi karena yang dipikirkan cuma perut dan apa yang ada dibawah perut.

17. Merasa paling nomor 1
Ini adalah point yang paling saya benci, mereka merasa paling nomor satu dalam segala hal, padahal faktanya dari sisi kejahatan, amerika juaranya, dari sisi rata rata pendapatan penduduknya pun masih kalah dari negara eropa. Dari sisi militer, sekarang tampaknya sudah kalah dari China dan rusia, buktinya rusia mencaplok crimea pun amerika diam saja. Amerika juga punya utang diatas 100%GDP, bandingkan dengan indonesia yang utangnya cuma 30% GDP.

Intinya disini, saya bersyukur hidup di Indonesia, walaupun pendapatan pas pasan, namun hidup tidak tertekan seperti hidup di amerika, hidup beragama juga bebas, masyarakat ramah dan secara umum barang barang murah. Bagi anda yang pernah ke amerika atau tidak setuju dengan artikel ini, saya maklum karena ini adalah artikel terjemahan bebas dari tulisan orang eropa yang pergi ke amerika. Artikelnya bisa anda baca disini..

Saya berharap ada orang indonesia yang pernah keamerika dan mengecek 17 point diatas apakah point diatas seperti itu atau tidak. masukan dan komentar anda sangat saya harapkan, terimakasih!

referensi:
http://www.fluentin3months.com/no-usa-for-me/


6 komentar:

  1. i see you there at point 11

    BalasHapus
  2. Di Indonesia lebih menggelikan. Budaya padang gurun di bangga banggain..

    BalasHapus
  3. nggak semua benar, ga bisa disama ratakan. itukan pendapat orang eropa. ga bisa digeneralisir seperti itu

    BalasHapus
  4. ornag amerikakan kebanyakan kristen wajr aja dikit dikit jesus di indonesia jg kadang kadang gitu kok.maaf cuma komen

    BalasHapus
  5. Sama disini juga banyak yang aneh, dikit2 subhanallah

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Jangan lupa Komentar ya :)