Review Minion 2015

Minion adalah prequel dari Despicable Me (2010). Film ini mengisahkan asal muasal minion, mahluk putih seperti banana yang menggemaskan. Dikisahkan Minion sudah berjuta juta tahun hidup dibumi dan melayani mahluk paling kuat di setiap zaman.
Film ini berdurasi 90 menit dan sangat cocok untuk hiburan keluarga. Untuk review kali ini, saya akan menulis tuntas gamblang tanpa membedakan spoiler atau non spoiler. Alur film ini mudah ditebak hanya dengan melihat trailernya. Apalagi yang penting di film ini bukan alurnya tapi tindakan para minion yang konyol dan bikin tertawa.

Jalannya cerita. 
Minion sudah ada sejak bumi baru dihuni hewann bersel satu, lalu berkembang mengikuti evolusi sampai minion ikut berevolusi kedaratan. Mereka selalu mengikuti mahluk paling buas dan paling jahat di zamannya.  Pertama tama mereka mengikuti hewan laut seperti hiu, lalu pindah kedarat dan melayani TRex, zaman berganti mereka melayani manusia purba, lalu melayani Firaun mesir, melayani drakula sampai melayani Napoleon.

Setelah melayani napoleon, mereka mengasingkan diri di gua selama berabad abad. Tanpa tuan, para minion tidak semangat hidup dan akhirnya Kevin mencoba menjadi pemimpin dan mengajar Bob serta Stuart untuk mencari Penjahat paling kejam didunia. Petualangan mereka akhirnya membuat mereka sampai di New York tahun 1968. Dalam perjalanan, mereka bertemu dengan keluarga penjahat yang merampok bank. Tanpa sengaja minion menembakan roket ke para polisi dan bersama keluarga penjahat ini, minion ikut ke orlando untuk ikut acara Villian Con. Acara konferensi khusus untuk para panjahat.

Disini ada adegan yang menurut saya sangat lucu, mereka melihat beberapa stand pameran dan menawarkan diri menjadi kaki tangan penjahat, Salah satu stan penjahat ini adalah evil jenius seperti einstent yang bisa menciptakan mesin waktu. Nah evil jenius ini mirip einstent dan membuat mesin waktu untuk mengirim dirinya sendiri dari masa depan kemasa kini. Permasalahannya, tanpa sengaja, evil jenius ini yang datang dari 2 minggu yang lalu membunuh evil jenius saat ini, efeknya evil jenius ini panik dan hilang satu persatu.

Disini akhirnya mereka sukses menjadi pembantu Scarlet Overkill. Scarlet ingin mencari pembantu yang kuat, dia meminta para panjahat untuk merebut berlian dari tangannya. Semua penjahat gagal namun tanpa sengaja berlian masuk ke mulut Minion Bob, akhirnya tiga minion ini dijadikan pembantu scarlet.

Scarlet dan 3 minion ini akhirnya kembali ke london (karena itu rumah scarlet) dan para minion ditugasi untuk mencuri Mahkota Ratu inggris. Saat 3 minion ini gagal mendapatkan mahkota ratu inggris dan di kejar polisi kerajaan, Minion bob, mencabut pedang legendaris di halaman istana dan menurut legenda, siapapun yang berhasil mencabut pedang legenda tersebut jadi raja.

Akhirnya, Bob dinobatkan jadi raja. Merasa dikhianati, Scarlet melakukan balas dendam kepada Minion. Nah cerita masih berlanjut. Yang jelas ada dua fakta tentang scarlet. Pertama, scarlet bukan Ibu Gru, banyak rumor bilang dia ibu gru tapi nyatanya bukan. Berbeda dengan penjahat sebelumnya, Scarlet tidak mati karena kecerobohan para minion.

Saat adegan di london, banyak hal hal yang sifatnya pop culture dimasukan kedalam film dan sedikit yang tahu inside joke ini. Salah satu inside joke yang lucu adalah saat minion masuk gorong gorong dan berusaha keluar dari gorong gorong, The beatles sedang melakukan pemotretan di Abbey Road.Masih banyak inside joke yang sebenarnya lucu namun saat saya menonton jarang yang ketawa karena ga tau dimana lucunya.

Kualitas film 

Dibanding dua film sebelumnya, alur cerita film cenderung datar dan dari kisah filmnya bagus Despicable Me 1 dan 2. Yang saya rasakan, minion itu seperti makanan lezat, kalau kebanyakan jutru nikmatnya berkurang. Hampir semua adegan ada minion sehingga sensasi lucunya berbeda dibanding di Despicable Me.

Bagi saya sendiri, film ini terbagi menjadi 3 segment. Segment pencarian Villian paling jahat, segment pencurian mahkota ratu inggris dan segment mengalahkan scarlet dan pertemuannya dengan Gru. Dari 3 segment itu, segment pertamalah yangpaling lucu. Selama 30 menit lebih, semua adegan terasa lucunya.

Perbedaan lain, bahasa minion di film ini lebih mudah dipahami karena bahasa minion disini bukan sekedar bla bla bla yang tidak punya makna. Bahasa minion di filmini merupakan potongan potongan bahasa dari seluruh dunia. Bahkan minion mengucapkan kata  bahasa indonesia "Terimakasih". Bagi orang luar, mungkin kata ini dianggap buble word yang tidak punya makna. Banyak bahasa yang dipakai sepotong potong oleh minion. Bahasa yang cukup dominan adalah bahasa inggris, perancis, spanyol dan beberapa bahasa lain yang saya kurang paham.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa Komentar ya :)