Cara Mengatasi Stress dan Depresi


Setiap orang pasti pernah dong mengalami stress dan sebagian pasti pernah mengalami Depresi. Apa sih definisi stress dan Depresi?

Stres adalah suatu kondisi anda yang dinamis saat seorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu itu dan yang hasilnya dipandang tidak pasti dan penting. --https://id.wikipedia.org/wiki/Stres
Sedangkan Depresi adalah :
Depresi adalah suasana hati yang buruk dan berlangsung selama kurun waktu tertentu. Ketika mengalami depresi kita akan merasa sedih berkepanjangan, putus harapan, tidak punya motivasi untuk beraktivitas, kehilangan ketertarikan pada hal-hal yang dulunya menghibur, dan menyalahkan diri sendiri. --www.alodokter.com/depresi/
Jadi Ringkasnya Stress biasanya waktunya singkat (bisa hitungan jam atau hari) sedangkan Depresi bisa berhari hari, berminggu minggu bahkan berbulan bulan. Jadi bisa dipastikan orang Depresi pasti stress tapi tidak sebaliknya. 

Baik Stress dan depresi punya sumber yang sama cuma tingkat "Beratnya masalah" berbeda. Sumber stress dan depresi bisa dari Masalah pekerjaan ( Menganggur, masalah di tempat kerja, deadline, di pecat), Masalah Asmara dan keluarga (Putus cinta, ditinggal pasangan, Cerai, perselingkuhan, Meninggal dunia), Pendidikan (Gagal dalam ujian, tidak naik kelas, gagal di pendadaran, skripsi yang tidak selesai selesai) atau masalah Ekonomi (Ter lilit banyak hutang, Di tipu Orang, Usaha gagal dsb). Ada kemungkinan sumber lain namun  masalah pendidikan, asmara termasuk keluarga, dan Pekerjaan termasuk ekonomi yang menjadi sumber utamanya.

Berikut ini adalah tips mengatasi Stress dan Depresi

1. Mendekatkan diri kepada Allah

Sebagai bangsa yang berketuhanan, sudah seharusnya ketika ada masalah kita mendekatkan diri kepada tuhan. Sebagai seorang muslim, bagaimana caranya? Misalkan dengan memperbaiki ibadah kita, misalkan yang sholatnya kadang bolong bolong di buat rutin sholat 5 waktu. Berdoa Memohon agar sumber stress/depresi bisa segera diatasi atau berlalu. Selain itu mendengarkan lantunan Alquran itu lebih menenangkan Hati dibanding mendengarkan music, apalagi music Melankolis yang justru tambah stress atau depresi. 

2. Menghindari Narkoba/Miras dan Kehidupan Malam

Kebanyakan kasus yang terjadi ketika orang tidak mampu lagi menghadapi masalah yang mengakibatkan stress dan atau depresi, mereka berlari ke Music, Narkoba, Miras dan kehidupan Malam, Semua tidak ada manfaatnya. Hindari semua itu karena pada dasarnya semua hal tersebut tidak menyelesaikan masalah, hanya "melupakan masalah "sebentar saja. Orang yang lari ke Narkoba/Miras hanya "Lari dari Masalah", "Lari dari Realita" . Yang sering terjadi justru hal ini menambah masalah. Sebagai contoh orang yang bermasalah dengan kehidupan rumah tangganya, kemudian lari ke Narkoba, Apes nya orang tersebut di ciduk BNN dan masuk penjara. Bukan stress nya hilang, namun justru Stress nya Naik berlipat ganda. 

3. Tetap Jaga kesehatan Fisik

Orang yang depresi cenderung lupa dengan kesehatan fisiknya. Ingat, walaupun stress dan depresi masalah mental, namun akan berdampak pada fisik misalkan jadi jarang tidur, atau jarang makan dan waktu habis hanya untuk merenungi nasib. usahakan saat anda depresi selalu SADAR bahwa fisik anda juga butuh  diperhatikan. Istirahatlah yang cukup dan usahakan tetap makan makanan bergizi, bukan junk food. Jika tidak, Masalah mental (depresi) anda akan menjalar ke fisik dan bisa jadi Baik fisik atau mental akan sakit, Yang Rugi anda juga bukan? Usahakan Akal kita tetap sadar bahwa Tubuh kita butuh makan, butuh energi, butuh gizi! 

Jika anda sangat depresi, mintalah orang lain (pasangan hidup, orang tua, teman dekat) untuk mengingatkan waktunya makan!

4. Carilah Aktivitas Positif

Aktivitas positif ini bisa apa saja, namun yang paling bagus adalah menggabungkan antara aktivitas Otak dan Fisik sekaligus. Misalkan Lari pagi, atau sekedar jalan jalan di lingkungan Rumah. Aktivitas lain misalkan mengikuti Pengajian, Membaca Buku atau mempelajari hal hal baru. 

5. Bersosial dan Bersabar

Kebanyakan orang yang depresi akan menutup diri, dan mengurangi komunikasi dengan orang lain dan menarik diri dari masyarakat. Padahal salah satu cara mengurangi stress dan beban depresi adalah dengan bersosial dengan orang lain. Kadang dari bersosial inilah kita tahu bahwa ternyata orang lain punya masalah yang mirip atau mengalami masalah yang justru lebih berat dari kita. Ketika kita tahu orang lain juga mengalami hal yang sama bahkan yang lebih berat, maka beban stress kita berkurang dan bisa menyembuhkan depresi kita atau minimal mengurangi tingkat depresi.

Misalkan kita pusing karena kita punya hutang 10 Juta ke bank yang harus dilunasi, ternyata saat kita bersosial, ada teman kita atau kita "overheard" ada orang yang hutangnya 100 juta dan harus melunasi beserta bunganya. Dengan mendengar hal ini, kita akan merasakan hal positif bahwa masalah kita ternyata tidak sebesar masalah orang lain.

Contoh lain, anda depresi karena di putus pacar, ternyata ada teman kita yang Pernikahannnya gagal dan harus di akhiri dengan perceraian. Bayangkan bukankah masalah kita jauh lebih kecil. Kata teman saya "Lebih baik cerai sebelum menikah" dibanding " Cerai setelah menikah", Artinya lebih  baik kita putus dengan pacar kita kalau memang sudah tidak sejalan dibanding dipaksakan dan bercerai setelah menikah. Nah itu salah satu contohnya. 

Contoh lain lagi, ada salah satu keluarga kita yang meninggal, kita begitu sedih, ternyata saat membaca berita ada kasus satu keluarga mengalami kecelakaan dan seluruh yang ada didalam mobil meninggal, bayangkan, bukanlah masalah kita "lebih kecil" dibanding orang tersebut? . 

Kuncinya selalu Berpikir positif, bersabar dan Selalu ingat bahwa seberat apapun masalah kita, masih ada orang yang mempunyai beban yang lebih besar dari kita. Dan yang terakhir, setiap masalah pasti ada waktunya karena Allah menjamin " Setelah kesulitan Pasti ada kemudahan" . 

6. Konsultasikan dengan orang yang terpercaya

Setelah melakukan 5 point diatas, maka jika masalah juga belum selesai anda masih dirundung kesedihan atau kondisi mental yang negatif. Konsultasikan ke orang terdekat kita seperti Ibu atau pasangan hidup, Jika masalah komplek dan orang terdekat kita tidak bisa membantu, maka konsultasi kan ke Ustad atau psikiater. Ustad dan Psikiater ini biasanya punya nasehat dan solusi yang bahkan kita tidak pernah terpikir sebelumnya dan solusinya cenderung menentramkan hati. 

Catatan penting disini, jangan umbar masalah anda di Sosmed seperti Facebook atau BBM status, semua itu tidak ada manfaatnya. Apakah setelah update tiba tiba masalah selesai? Tidak, justru jika ada teman anda yang hasad, mereka justru akan senang dengan masalah yang menimpa anda. percayalah, Sampaikan masalah itu kepada Allah lewat doa dan "Hanya" kepada orang yang anda percaya. 

Semoga 6 cara diatas bisa mengatasi stress dan atau depresi yang terjadi pada diri anda, Minimal walaupun tidak bisa teratasi 100% semoga tulisan ini bisa meringankan beban anda. Ingatlah Bahwa Allah tidak akan menguji kita diluar batas kemampuan diri kita untuk menghadapi Ujian tersebut. Berpikir positif lah, dan Ujian apapun yang anda hadapi, jika kita sukses melewatinya, Insya Allah akan membuat kita makin Dewasa dan makin siap menghadapi tekanan hidup Yang lain di masa yang akan datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa Komentar ya :)