Review Guardian Of Galaxy vol 2

Guardian Of Galaxy Vol 2 adalah kelanjutan dari film Guardian Of Galaxy Vol 1 yang dirilis tahun 2014. Film ini mengisahkan tentang perjalanan antihero yang terdiri dari Drax, StarLord, Gamora, Rocket Raccoon dan Groot. Bagi yang belum nonton film pertamanya berikut ini adalah gambaran singkat masing masing karakter. starLord adalah Seorang manusia bumi dengan ibu asli orang Bumi dan ayahnya adalah Alien. Dia ditinggal oleh ayahnya sebelum lahir dan saat umur (sekitar) 10 tahun dia di culik Alien. Gamora adalah anak angkat dari Thanos, Supervillian di Marvel Universe. Drax adalah mahluk berbadan tinggi besar yang keluarganya dibunuh oleh Thanos, Rocket Raccon adalah Musang hasil percobaan scienties dan Groot adalah Manusia Pohon.

Masing masing tokoh diatas mempunyai superpower yang berbeda beda. Jika di Film pertamanya fokus pada mengenalkan Tokoh Guardian of Galaxy, maka di Vol 2 ini lebih fokus pada masa lalu dan pendalaman karakter masing masing.



Film ini cukup menghibur karena dari dialog dan actionnya terasa ringan. Enak di ikuti namun tidak melupakan alur cerita yang menarik. Berbeda dengan film film DC yang terkesan Berat, Gelap dan Serius. Film ini terasa santai dan enak di nikmati, tidak ada ketegangan didalamnya.

Di Film pertamanya Guardian of Galaxy (GoG) suskses menyelamatkan Planet Xandar dari Ronan dari bangsa Kree yang ingin menguasai Xandar dan planet lainnya dengan berbekal Infinty Stone. Maka di Film ini musuh utamanya adalah "Pihak" yang tidak terduga. Kenapa saya sebut Pihak? Anda bisa baca di review Spoilernya.

Berbeda dengan Film GoG Vol 1 yang sangat erat kaitannya dengan Marvel Cinematic Universe (MCU), di Vol 2 ini tidak ada ikatan yang kuat (keterkaitan )  dengan film MCU Lainnya. Musuh utama di Vol 2 ini mempunyai kekuatan "god' like yang sudah hidup Jutaan tahun dan mempunyai keinginan menguasai planet planet yang disana ada kehidupan. Tentunya untuk mengalahkannya bukanlah perkara mudah, apalagi anggota GoG di Film ini banyak terjadi percekcokan antar anggota yang membuat GoG tidak solid.

Yang sangat saya apresiasi dari Film ini adalah Visual Efek yang luar biasa bagus dan sangat natural baik dari angkasa luarnya, dari Planet planet yang dikunjungi oleh team GoG serta Animasi yang sangat halus. Selain itu banyak adegan kocak yang sangat natural serta dialog yang mengalir halus tanpa ada yang kaku didalamnya. Untuk penilaiannya saya memberi 4/5  untuk film ini.

Jangan lupa setelah film selesai masih ada 5 Post Credit scene yang cukup menarik untuk di tonton dan salah satu post credit scenenya akan muncul salah satu musuh besar GoG.


Review Spoiler 

Bagi anda yang sudah nonton ataupun yang belum nonton film ini namun ingin tahu review dengan spoiler silahkan baca bagian ini. Film ini dimulai di era 80-an ketika ayah Peter quill (StarLord) masih berpacaran dengan Ibunya di Bumi. Saat itu Ayah peter Quil menunjukan tanaman kecil di belakang sebuah toko. Dari sini terkesan tidak ada yang aneh. Adegan berlanjut saat GoG di sewa oleh Soverign, sebuah planet yang dipimpin oleh Aesya untuk menjaga Baterre yang akan di curi/diambil oleh monster dari dimensi Lain. GoG suskses membunuh Monster tersebut namun Raccoon justru mencuri batere untuk di jualnya. 

Saat mereka pergi dari planet tersebut, Pasukan Soveirgn mengejar mereka dan akhirnya mereka jatuh disebuah planet antah berantah, itupun karena mereka dibantu oleh pesawat asing yang tidak mereka kenal. Ternyata pesawat tersebut adalah milik Ayah dari Peter Quill. Sang Ayah yang bernama Ego ini memang sudah lama mencari quill setelah di Culik Oleh Yondu. 

Singkat cerita Raccon dan Groot disuruh menjaga pesawat dan memperbaikinya sedangkan Gamora, Drax dan StarLord menuju planet Ego. Sesampainya disana, Peter ditunjukan oleh ayahnya bahwa Ayahnya adalah mahluk Celestial ( mahluk semi dewa). Ayahnya sendiri adalah sebuah Planet (Ya, anda tidak salah baca) yang bisa berubah bentuk menjadi mahluk lain sesuai dengan planet yang di kunjunginya. Sebagai contoh saat berkunjung ke bumi, ayah Peter berubah menjadi manusia. Tujuan dari Ayah Peter melanglang Galaxy adalah menanam Benih ke mahluk yang ada di planet tersebut dan berharap ada keturunannya yang mewarisi kemampuan seperti dia. 

Dari semua keturunan Ego, hanya peter yang mewarisi kemampuan Ayahnya si Ego. Ego dalam bentuk manusia disini hanyalah manifestasi dari planet Ego sendiri. Inti (otak/jiwa) dari Ego sebenarnya ada didalam planet Ego. Peter semula setuju untuk mengikuti jejak ayahnya apalagi peter mampu mengendalikan energi dan kemampuan lain seperti ayahnya, Namun akhirnya dia marah dan menolak keinginan ayahnya karena Akhirnya dia tahu bahwa Tumor Otak penyebab kematian ibunya itu ditanam oleh Ego Sendiri. Selain itu, Obsesi Ayahnya cukup mengerikan, yaitu menguasai seluruh planet yang punya unsur kehidupan dan menjadi Ektensi dari dirinya. 

Disini terjadilah perkelahian seru dan akhirnya dengan memanfaatkan Batere yang diubah jadi bom oleh raccon, akhirnya Ego (Manifestasi manusia)  dan planetnya Bisa di Hancurkan. 

Bagi saya alur cerita film GoG mirip sekali dengan Alur cerita Film Rick And Morty. Atau ringkasnya GoG ini adalah Versi Live Action Dari Rick And Morty. Bagi yang belum tahu Rick and Morty, film carton serial ini menggambarkan petualangan Rick dan Morty menjelajah Alam semesta dengan berbagai hal aneh didalamnya.Di salah satu post Credit scene, tampak bahwa musuh besar di GoG adalah Adam Warlock. 

Sayangnya film GoG Vol 2 tidak sewaktu dengan MCU di Bumi. GoG Vol 2 berset 3 bulan setelah film GoG Vol 1 yang set waktunya tahun 2014. Artinya bisa jadi Di Avenger Infinity War Part 1 (2018) team GOG tidak akan muncul.

Selain itu, tidak ada Respon dari Avenger di bumi ketika Tanaman yang ditanam Ego di bumi berubah jadi Gumpalan raksasa yang menghancurkan Rumah dan Mobil di jalan jalan. Seharusnya kejadian ini terdeteksi Oleh Avenger atau oleh Shield. GoG Vol 2 terasa film asing yang tidak benar benar menyatu dengan Timeline MCU di Bumi. 

Hal yang bagi saya terasa rancu adalah jika si Ego kemampuan Semi-God, kenapa dia tidak bisa menanam Superpowernya secara langsung ke anaknya, kenapa harus melalui proses membuat anak dan mengecek apakah anaknya mempunyai kemampuan seperti ayahnya. Sangat janggal sih, tapi kalau ga begini ya tidak ada GoG vol 2.  Bagaimanapun film ini ringan, Menghibur dan enak di tonton.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa Komentar ya :)