Sabtu, 18 September 2010

Ciri Film berkualitas

Bagi anda pecinta film, tentu pernah mendapat pengalaman menonton film yang dikira bagus ternyata jalan ceritanya jelek bahkan hampir keseluruhan Film malah jelek. Bagaimana agar kita bisa menilai suatu film bagus atau tidak? Faktor faktor apa saja yang mempengaruhi kualitas sebuah film?

Banyak hal yang mempengaruhi sebuah film, dari ide cerita, penokohan sampai sutradara berpengaruh terhadap film tersebut. Untuk itu, saya mencoba menulis ciri ciri film yang berkualitas berdasarkan aspek aspek tersebut beserta Contoh dari film berkualitas dan maupun yang tidak berkualitas. Hal yang perlu dicatat disini, kita tidak bisa menyatakan apakah sebuah film bagus atau tidak hanya berdasar satu aspek, tapi penggabungan dari aspek aspek yang ada, kadang ada film yang bagus dari ide cerita namun jelek dalam adegan atau pun efeknya.

1. Ide segar & Plot Cerita Yang mengalir


Sebelum anda menonton sebuah film, lihat dulu ide cerita dibalik Film tersebut, anda bisa melihat di situs situs film atau membaca Tagline dari film. Umumnya film berkualitas mempunyai ide yang segar dan belum pernah diangkat sebelumnya pada masa yang sama, contoh film dengan cerita baru adalah Inception, Atau francise seperti Harry Potter, Star wars, Terminator,  Toy Story dan Ice Age. Contoh film Indonesia adalah Ayat ayat cinta yang akhirnya banyak film dan sinetron sejenis yang mengekor.

2. Narasi  & Sad Ending


Sebagian besar film umumnya mengunakan narasi  linier yang cenderung monoton. Lawan dari narasi ini adlaah Non Linier. Narasi  non linier mempunyai ciri jalan cerita meloncat loncat dan bahkan kadang awal dari film adalah akhir dari film itu sendiri.  tentunya ini harus didukung dengan ide cerita dan plot yang menarik. Contoh film dengan narasi non linier yang berkualitas  adalah Memento, The Prestige dan 500 Days  of summer.

Selain narasi yang bagus , kebanyakan film yang tidak berakhir dengan Happy ending juga bagus, Contohnya The Myth dan The Dark Knight serta 50 First Kiss.  Selain itu, film yang memberi ending tak terduga juga umumnya film bagus seperti Sixth Sense.

3. Sutradara berbakat


Sutradara adalah faktor ketiga yang menentukan bagus tidaknya sebuah film. Umumnya masing masing sutradara mempunyai "sentuhan" yang berbeda dalam menggarap sebuah film. Crishtoper Nolan mempunyai ciri khas  cerita yang berhubungan dengan Pikiran dan psikologi, Roland Emmerich spesialisi dibidang film bencana besar  seperti 2012 dan Independent day.

4. Aktor dan Penokohan yang kuat


Sebagus apapun ide suatu cerita dan efek yang ditampilkan, tanpa Aktor yang menjiwai perannya akan membuat film menjadi hancur. Contoh dari aktor yang benar benar menjiwai karakternya adalah Leonardo di Caprio (Inception), Jhony Deep (Pirate of carribian) dan heath ledger (Joker/The Dark knight).

Contoh film yang para aktornya asal asalan adalah The last Air Bender dan  Lovely complex (drama jepang). Ide cerita keduanya bagus, namun karena tokohnya tidak menjiwai perannya membuat keduany menjadi film yang sangat tidak berkualitas dilihat dari penokohannya.

5. Dialog


Dialog yang bagus akan membuat jalan cerita mudah dipahami dan cerita akan mengalir alami. Dialog yang kaku akan membuat ide cerita sebagus apapun tidak akan bermanfaat dengan dialog yang tidak mengalir. Contoh dialog film yang bagus adalah Ice Ages, The Dark Knigt serta The prestige. Contoh dialog yang kaku dan jelek adalah The last Air bender serta hampir semua film dan sinetron indonesia.

Saya kasih contoh salah satu dialog sinetron indonesia yang bener bener jelek

Plot: Seorang cewek  yang di ganggu dan digodain cowok di kampus, terus ci cewek lapor ke dosen :

Cewe mahasiswa:" Pak, si A nih gangguin terus",

Dosen  Ke Si A :" kamu itu A, kalau kamu masih seperti ini, Saya suruh orang tuamu kesini!"

Dialog paling konyol sepanjang sejarah, nih sepertinyanya si penulis dialog udah kebiasan menulis sinetron SMA terus disuruh menulis dialog adegan di Kuliah. Crap, really crap!!!

6. Kostum, Lokasi shuting dan Efek


ketiga kriteria diatas adalah hal terakhir yang menentukan apakah kualitas film bagus atau tidak. Umumnya film yang bersetting di Masa depan atau masalah lalu akan terlihat kualitasnya dari kostumnya, makin mendekati kenyatan atau sejarah(jika film tentang masa lalu) maka makin bagus filmnya.  Contoh film yang kostumnya bagus adalah The Last Air bender dan Lord Of the Ring.

Efek adalah hal terakhir yang menentukan suatu film bagus atau tidak. Contoh film yang efeknya bagus adalah Inception, Avatar, The Matrix dan 2012.

Selasa, 14 September 2010

Catatan Idul Fitri 1431 H


Idul fitri tahun ini sungguh berbeda dengan tahun lalu. Tahun ini, kami sekeluarga bisa berkumpul bersama dari Simbah sampai keponakan, Paman, bibi dan siapa saja  yang bisa disebut keluarga.

pulang dari Jogja Tgl 30 Ramadhan, Alhamdulillah jalan cukup lancar, aman terkendali. Ada yang menarik selama perjalanan naik Bis, diantaranya penjual jeruk yang super cerewet menjual jeruknya. Pertamanya dia menawarkan jeruk dengan harga  10.000  dapat 3 Buah sampai akhirnya --dengan harga yang sama-- 20 Buah. pelajaran yang bisa diambil (kalo beli buah di Bus, belakangan aja, dapatnya bisa 3x lipat pembeli pertama) .

Tanggal 1 Syawal, idul fitri bertepatan dengan hari Jumat dan sekaligus istimewa karena hampir sebagian besar kaum muslimin merayawakanya tanpa ada selisih hari. pelajaran yang bisa diambil : "Persatuan kaum muslimin itu penting". Hari kedua  ketemu keluarga besar dari pak dhe, Bu dhe, Om, tante, Keponakan, adik,kakak ketemu semua. Untungnya Rumahku tidak jauh dari rumah simbah, jadi ga perlu muter muter keliling kampung untuk silaturahmi. Cukup dirumah simbah, udah deh, yang lain pada datang.

Idul fitri hari pertama dan kedua berlalu dan hari ketiga  merupakan hari hari yang membosankan karena udah sepi tamu, untungnya ada Laptop yang sudah diisi dengan film film bagus jadi bisa buat hiburan Keluarga dan anak anak. Film yang paling disukai anak anak adalah IceAge 3. Ya, ibarat bioskop, film ini diputar berkali kali dalam sehari :P, padahal film lain juga banyak.

hari ke empat akhirnya saya memutuskan untuk balik  ke jogjakarta. Perjalanan aman terkendali, tapi cuman sampai di Gombong. Dari Gombong - Karang anyar macet total sampai berkilo kilo meter :(. Apes ga apa apa yang penting akhirnya sampai jogja juga.

Sekarang sudah di Jogjakarta dan kembali beraktifitas seperti biasa (baca: "menjadi pengangguran terselebung ") . Akhir kata, selamat Idul Fitri 1431 H, Mohon maaf lahir bathin.

Rabu, 08 September 2010

Mudik

Mudik adalah  sebuah ritual tahunan yang terus menerus terjadi di indonesia. Mudik erat kaitannya dengan hari raya idul fitri. Mudik sejauh ini , yang saya tahu, hanya terjadi diindonesia. soalnya saya tidak pernah melihat berita di TV, koran atau internet tentang berita Mudik di luar negri.

Tahun ini, seperti juga jutaan orang lainnya juga berencana mudik ke kampung dimana saya dilahirkan dan dibesarkan. Yang menarik dari mudik adalah kebanyakan dari mereka akan membawa segala macam barang dari tempat dimana mereka merantau ke kampung halaman, dari sekedar oleh oleh baju, roti,mie instant, sampai perabotan dan segudang barang lainnya. Kadan saya berpikir knapa ga bawa uang saja dan kalau dah sampai rumah baru beli barang barang tersebut ketika sampai di kampung. OPsi lain kalo uang takut hilang di jalan, bisa dengan mentransfer/menabung di bank. Lebih simple.

Sebagai gambaran betapa hiruk pikuknya suasana mudik, lihat saja gambar gambar berikut yang saya ambil dari google.








Apapun kendaraan yang anda pakai, berhati hatilah dijalan dan semoga selamat sampai tujuan dan diakhirnya saya mengucapkan selamat Hari raya idul fitri 1431 H