Kamis, 31 Oktober 2013

Review Thor The Dark world (2013)

Sejak kemunculan Thor pertama kalinya, thor memang sudah menjadi salah satu film francise yang populer, apalagi di film avenger, musuh utama para jagoan marvel juga musuh utamanya yaitu loki. Berbeda dengan film pertamanya ketika thor diusir dari Asgard dan berusaha menemukan jati dirinya, THor di "The dark world" sudah lebih dewasa dan lebih bertanggung jawab.

Film kedua ini mengambil seting setelah kejadian Avenger di New York. Loki ditahan, sementara Thor masih sibuk berperang melawan kejahatan di sembilan dunia yang berbeda. Sementara Jane foster, kekasih thor di bumi kembali meneliti kejadian kejadian aneh di bumi seputar fluktuasi Gravitasi di London. Fluktuasi graviatasi muncul karena 9 Alam semesta berada dalam orbit sejajar yang menyebabkan munculnya portal antar alam semesta.

Satu lagi yang menarik dari film ini, Semua shooting berada di London, Asghard, Ruang angkasa dan Dunia Dark word. Artinya anda tidak akan menemukan amerika di film ini. Mungkin ini yang bikin film ini tidak menjemukan, tidak seperti film Hollywood lain yang selalu menjadikan Newyork sebagai kota yang didatangi alien lah, kena bencana lah dan sebagainya.

Siapa musuh utama di film ini? Mereka adalah bangsa "The Dark world". Di film ini dikisahkan, sebelum adanya alam semesta dan BigBang, sudah ada alam semesta sebelumnya yaitu Dark World. Para Penghuni Dark world kembali hidup dan ingin mengembalikan alam semesta keasalnya. Mereka menggunakan zat yang mempunyai energi tidak terbatas bernama Asther.

Sama seperti film Avenger, alur ceritanya renyah, mudah dicerna dan penuh dengan humor humor segar tanpa melupkaan unsur jalannya cerita SPOILER: dalam film ini ada adegan ketika Loki  berpura pura jadi Captain Amerika, lucu pokoknya .

Efek 
Efek, bagaimana dengan yang satu ini? Efeknya jauh lebih bagus ketimbang Avenger. Banyak aksi dilakukan bukan dibumi, tapi di Ashgard, Ya, perang besar terjadi di asghard dan negeri itu babak belur di hajar musuh musuhnya. Asghard adalah tempat tinggal dari thor dan bangsanya. Bagi penduduk bumi di era abad pertengahan, Bangsa Asghard ini dianggap dewa. Kok bisa? Ya karena dulu, Bangsa asghard pernah beperang dengan mahluk yang ingin menghancurkan manusia, itulah mengapa Thor dan bangsanya dianggap dewa, padahal meraka juga mahluk biasa yang bisa mati dan terbunuh, perbedaannya dengan penduduk bumi, mereka bisa berumur panjang, sampai 5000 tahun.

Bangsa asgard juga bukan bangsa primitif, mereka punya teknologi modern, kedokteran, pesawat tempur dan teknologi lain termasuk "Worm Hole", teknologi yang dipakai untuk pergi ke Planet atau alam semesta lain.

After Credit Scene
Setelah film berakhir, jangan beranjak dulu, ada adegan after credit yang sepertinya, disiapkan untuk Avenger 2. Jika dirating, maka film ini sekelas dengan Avengers atau Iron Man 3. saya beri 9/10 bintang deh.


Rabu, 30 Oktober 2013

Captain Philips (2013)

Bagaimana gambaran para bajak laut diera modern sekarang? Apa tampilannya seperti di film Pirate of Caribian? atau mereka menggunaka kapal besar dengan bendera Tengkorak? Ternyata tidak, Perompak modern meggunakan senjata laras panjang dan menggunakan kapal kecil penangkap ikan. Perompak ini bisa terjadi dimana saja, namun beberapa tahun terakhir, daerah afrika timur tepatnya somalia adalah area paling berbahaya bagi para pelayar.

Jika anda ingin melihat gambaran real bagaimana para perompak ini menjalankan aksinya, silahkan tonton Captains Philips. Film ini dibintangi oleh Tom Hanks dan aktor asli somalia bernama Barkhad Abdi yang memerankan pimpinan perompak. 

Setelah saya menonton film ini, woh..emang keren, filmnya dua jam lebih namun alurnya mengalir cepat dan tegang sampai film berakhir. Alasan utama saya menonton Film ini adalah karena film ini disutradari oleh Paul GreenGrass, sutradara dari The Bourne Ultimatum". Tau sendiri kan bagaimana serunya ilm Jason Bourne. 

Sang sutradara menggunakan teknik yang sama di film captain philip, alur cepat, tegang, penuh aksi namun cerita tetap mengalir dan mudah dicerna. Selain bercerita tentang pembebasan kapten philips, ada sisi humanisme yang diselipkan, sisi humanisme itu adalah bahwa para perompak itu juga manusia, mereka mengenal takut, mereka juga punya tekanan hidup dan mereka punya "BOS". 

Salah satu adegan di film ini, Pimpinan perompak bercerita bahwa mereka pernah membajak kapal yunani senilai 6 juta dolar, namun si captain philips dengan santai menjawab:"terus kemana uang 6 juta itu?" nah ternayata hasil jarahan dan bajakan itu diserahkanke bos dari para perompak. Mereka sebenarnya hanya nelayanan, namun karena tekanan ekonomi dan politik di somalia yang berantakan, membuat mereka beralih fungsi menjadi bajak laut. 

Di sisi lain, saya ga tau harus menilai apa dengan cara amerika membebaskan tawanan, mereka butuh 3 kapal perang besar dan pasukan elit untuk membunuh 3 perompak dan menahan pimpinannya. Itu juga dibutuhkan waktu berhari hari dengan koordinasi matang. Artinya, amerika ga sehabat di film Rambo deh. Makanya disini juga jadi nilai plus bahwa kondisi real di medan perang atau dalam kondisi pembajakan lebih kompleks dari gambaran orang pada umumnya. 

Review untuk film ini adalah 9 /10. Mungkin sepanjang tahun ini, baru film Captain philips yang bisa membuat saya menonton dengan tegang selama 2 jam lebih tanpa terganggu dengan ngemil atau mainan Handphone. 

Senin, 21 Oktober 2013

Gravity (2013)

Gravity adalah sebuah film tentang Astronot yang berusaha memperbaiki teropong Luar angkasa hubble. Pada saat para astronot memperbaiki inilah terjadi bencana yang tidak terduga. Kepingan satelit rusia menabrak Pesawat Space shuttle dan membunuh seluruh awaknya kecuali dua orang yaitu Ryian dan Kowalsky. 

Dalam film ini, sutradara berusaha menggambarkan kondisi luar angkasa semirip mungkin dengan kondisi nyatanya. Hal ini terlihat dari para astronot yang mereview film ini. Jika anda suka dengan dunia angkasa luar, teknologi satelit dan ingin merasakan sensasi luar angkasa, film ini wajib di tonton. 

Film ini tersedia dalam format 2D, 3D dan 3D IMAX. seandainya anda ada uang, saya sayankan nonton di 3D IMAX, anda akan benar benar merasa ada diluar angkasa.



Sebelum menonton, silahkan liat previewnya disini.

Sabtu, 12 Oktober 2013

Penyebab TIngginya kejahatan dan Ide Menghidupkan kembali Operasi petrus

Maraknya pembunuhan berencana, penembakan polisi, perampokan bersenjata dan korupsi sepertinya tidak akan hilang atau berkurang dalam waktu singkat.

Penyebab tingginya kejahatan
 Mengapa? ada beberapa alasan, diantaranya :

  1. Hukuman ringan
  2. Proses hukum yang dicampur politik 
  3. Adanya komnasham yang lebih sering membela si pelaku kejahatan
  4. Egoisme masyarakat , Elu elu Gue gue 
  5. Kebebasan pers yang kebablasanayan
Mari kita analisa, Hukuman seorang koruptor hanya dalam hitungan tahun, dan jarang yang dihukum diatas 10 tahun. Selain itu, sebagian harta korupor juga tidak ada tuntutan unuk dikembalikan kenegara. Kadang, ada juga yang dituntut untuk mengembalikan kenegera namun jika tidak mampu, maka "SUBSIDER 3 bulan pencara".

Yang lebih ngenes lagi kalau hukum di campur politik. Misalkan tokoh politik dari partai tertentu terangkap basah korupsi, maka ramai ramai teman separtainya menuding itu konspirasi, pembunuhan karakter dan sebagainya. ORang orang ini tidak meliha fakta korupsinya. Sementara itu, para kader partainya selalu bilang :" Korupsi yang lebih besar kok ga diusut?". Seakan akan, kalau orang partainya korupsi "kecil" itu tidak salah. Padahal, salah benar itu tidak di ukur besar kecilnya. 

Faktor lain yang membuat permasalahan hukum makin ribet adalah karena campur tangan komnasham. Contohnya adalah kasus cebongan. Si Komnasham ini selalu membela penjahatnya, coba sebutkan satu kasus yang komnasham membela pemerintah atau pihak TNI/Polri? Ga ada kan? Contoh lain, kalau ada Anggota TNI di bantai di Papua oleh Gerakan separatis, maka komnasham diam saja. Namun balik para pembronak ini dibunuh oleh TNI, komnasham teriak teriak . Apa isu kalau komnasham dan LSM itu didanai luar negeri itu benar ya?

Hal selanjunya adalah karena egoisme masyarakat. Hidup bertahun tahun saja tidak kenal tetangga sebelah, kadang ada orang sudah mati 3 hari di rumah  baru ketahuan setelah mayatnya membusuk. Nah itulah penyakit yang menghinggapi orang indonesia yang katanya budayanya ramah dan ketimuran

Faktor terakhir adalah kebebasan pers yang kelewat bebas. Pers itu memberitakan apa saja tanpa informasi berimbang. pers dan media yang dimiliki partai non pemerntah apa lagi, mereka getol banget ngorek kekurangan pemerintah, seakan akan kebijakan sebijak bijaknya tetap saja salah dimaa para media. Media independent dan terpercaya? itu omong kosong. 

Loh, terus apa peran media kok bisa menjadi penyebab tingginya kejatahan. ya iyalah, contohnya ada koruptor milyaran dihukum 1 tahun penjara, ini tentunya akan memotivasi koruptor lain karena hukumannya ringan. Ada pemerkosa yang dihukum beberapa tahun. Efeknya? Pemerkosa ga berkurang. Media yang tanpa sensor pemerinah ini sebenarnya berbahaya dan membahayakan negara. Saya lebih suka jaman suharto, semua media di sortir beritanya oleh pemerintah (waktu itu departemen penerangan) dan bagi media yang bandel, mbalelo dan terlalu keras mengkritik pemerintah itu di Bredel. 

Mengkirik kinerja pemerintah secara terang terangan, terbuka dan habis habisan, akan merendahkan martabat negara dimata rakyatnya dan di mata negara lain. Saya masih ingat dulu, SBY di demo oleh sekelompok orang dan SBY di gambarkan dengan Seekor sapi gemuk yang diberi nama SiBUYA Dimana letak penghormatannya kepada seorang presiden? 

Coba ini masih jaman suharto, siapa yang berani demo seperti itu hanya ada dua kemungkinan. Hilang atau mati. Suharto dan sukarno sejauh ini adalah dua presiden karismatik dan berwibawa serta disegani negara lain. 



Operasi petrus 
Operasi petrus

Solusi dari banyaknya kejahatan ini, teruama kejahatan pembunuhan, perampokan bersenjata, terorisme dan korupsi adalah PETRUS. Operasi ini pernah dilakukan rezim suharto di era 80-an. Waku itu, para residivis dan kriminal (dengan ciri bertato) di culik lalu dibunuh, kemudian, mayatnya dibuang dipinggir jalan. 

Apa efeknya? para penjahat lain kocar kacir dan berusaha membuang tatonya. Makanya Tato dimasa itu adalah hal tabu dan terlarang. Selain itu,keamanan dirasakan masyarakat. Soeharo menempuh cara itu karena tingginya kejahatan yang tidak cukup diselesaikan dipersidangan. Maka para residivis ini tidak perlu diadili. Mereka langsung dihukum mati , mirip di film The dark knight rise. 

Kasus terbaru di cebongan, dimana 4 orang preman di bantai oleh Kopasus sebenarnya kalo dilanjutkan akan lebih bagus. Maksudnya gimana? harusnya Kopasus yang terlibat itu diperbentikan dari kopasus (ini yang harusnya diberitakan), namun dibalik layar, mereka menjadi pasukan khusus yang tugasnya mengeksekusi residivis yang berkeliaran, termasuk teroris. 

Satu hal lagi, para koruptor ini juga harusnya menjadi target operasi Petrus, cuma karena mereka ngemplang uang rakyat,aksi petrus ini bisa dilakukan setelah koruptor dijatuhi hukuman dengan penyitaan harta. Lebih bagus lagi kalo koruptor ini lari keluar negeri , tidak perlu kerjasama dengan interpol, cukup kirim satuan elite sekelas kopasus untuk memburu di luar negeri. Bunuh disana dengan kesan seperti kecelakaan, tugas beres. Rakyat akan bersyukur, Uang pemerintah kembali dan para politisi dan koruptor pasti tahu kalau koruptor itu tidak mati kecelakaan, tapi dibunuh oleh agen negara. Wah jika ini bisa dilakukan, saya yakin para koruptor dan pejahat pada keder. 

Di akhirnya, jika orang orang di komnasham ini ikut campur, cukup tugaskan orang orang kritis keluar negeri, misal jadi diplomat atau duta besar di afrika misalnya. Ini cara paling halus, jika rewel, cukup Hilangkan dari muka bumi. 

Tulisan ini adalah harapan seorang warga negara biasa yang ingin indonesia terbebas dari kejahatan, terorisme dan korupsi!. Hidup Indonesia!

Rabu, 09 Oktober 2013

Gaji Guru GTT

Guru tidak tetap adalah guru yang ditugaskan disebuah sekolah dengan gaji yang jauh dari standar. Guru tidak tetap ini ada yang baru bekerja kurang dari satu tahun, namun ada juga yang sudah bertahun tahun. Jika dilihat dari tugas dan kewajibannya sendiri, Guru GTT ini mempunyai beban yang sama dengan guru Negeri atau guru tetap. Tapi pertanyaannya, mengapa gaji Guru GTT sangat kecil dan cenderung tidak manusiawi? 

demo guru GTT

Dalam satu bulan, mereka mendapat gaji antara 100rb sampai 700rb. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana bisa bertahan hidup dengan gaji 100rb perbulan. Kita ambil contoh Guru GTT di Jogja jateng, Rata rata UMR di daerah ini sudah mencapai 1 juta perbulan, namun nasib guru GTT tidak berubah. Padahal yang namanya UMR adalah gaji minimal untuk seorang yang masih hidup sendiri. Kenyataannya Guru GTT adalah orang orang yang sudah berkeluarga dan punya beban hidup yang berat. 

Tentunya Guru GTT tidak hanya mengandalkan gaji dari sekolah, mereka juga mempunyai usaha yang lain seperti bertani atau berdagang. Namun, sekali lagi, saya heran bukan main, bagaimana bisa pemerintah menggaji PNS dengan gaji diatas 2 juta perbulan plus tunjangan sedangkan Gaji Guru GTT kurang dari 30 persen gaji pokok seorang guru PNS? 

Pemerintah sebenarnya sudah memberi perhatian dengan memberikan tunjangan yang diberikan beberapa bulan sekali. Namun, tunjangan itu juga tidak seberapa. Anggaplah seorang guru GTT mendapat tunjangan 300/bulan maka tetap saja gaji Guru GTT masih dibawah UMR. 

Mengapa bersedia menjadi GTT?
pertanyaan selanjutnya adalah, mengapa mereka bersedia menjadi guru GTT? ada banyak alasan, dari sekedar mengisi aktivitas harian, belum punya pekerjaan lain atau mencari pengalaman bagi Lulusan S1 yang belum punya pengalaman mengajar. Tapi, alasan terbesar (yang saya tahu) mereka rela di gaji kecil adalah demi pengabdian kepada negara. Wow, mulia bukan? eehm.. atau lebih tepat demi peharapan diangkat menjadi PNS. 

Sayangnya, tidak setiap guru GTT yang bertugas bertahun tahun diangkat jadi PNS, kalau mujur ia, kalau tidak mujur? Ya selama bertahun tahun itu pula Guru GTT mengalami kesenjangan Penghasilan dengan guru PNS dan guru tetap. 

Kesimpulan saya, UMR itu ternyata hanya sekedar "aturan" yang bahkan pemerintah sendiri gagal untuk melaksanakannya didunia pendidikan. Kadang saya berpikir, kenapa pemerintah tidak memotong anggaran tidak penting seperti seminar dan acara yang tidak penting dan membagikan uangnya untuk Guru GTT sehingga, minimal mereka mendapat gaji setara dengan UMR. Yah, ini hanya Ide, saya yakin saya bukan yang pertama mempunyai ide ini. 

Sejauh ini, jika kita mau jujur, pemerintah sering banget menggelembungkan anggaran untuk pengadaan barang dan jasa serta kegiatan operasional, coba kalau anggaran itu di kurangi 25% saja dan dibagikan ke guru GTT, insyaAllah guru GTT bisa mendapatkan penghidupan yang lebih baik walaupun bukan atau belum dianggkat sebagai PNS.

Saya sendiri bukan Guru GTT, cuman miris saja dengar berita GTT dengan gaji yang tidak manusiawi, coba ketik "gaji guru GTT" di Google. Berita yang muncul sebagian berisi keluhan, penderitaan dan demonstrasi menuntut pemerintah agar memperhatikan guru GTT. Kasihan kan? 

Disatu sisi saya bersyukur,walaupun saya bukan PNS, namun pendapatan perbulan lebih dari cukup untuk hidup layak. Alhamdulillah. Dari sinilah saya harus bersyukur karena walaupun pendapatan perbulan tidak banyak, namun ternyata pendapatan perbulan saya  diatas Guru GTT. Saya hanya bisa berdoa Semoga Guru GTT bisa mendapatkan upah yang layak-Minimal UMR-- bukan hanya mendapat Gelar pahlawan tanpa tanda jasa.