Sabtu, 29 Maret 2014

TKI dan Hukuman Mati

Kasus satinah TKI yang akan dihukum mati di saudi sekarang ini ramai diberitakan. Permasalahannya bukan pada hukuman matinya, namun pada uang diyat yang diminta oleh keluarga korban senilai 21Milyar Rupiah. Jika pihak satinah tidak bisa membayar uang diyat, maka dia akan terkena hukuman Pancung pada tanggal 3 April nanti. Saudi adalah negara yang menerapkan syariat islam, pembunuh harus dibunuh kecuali keluarga korban memaafkan

Sebagian masyarakat indonesia emnggalang dana dan memantu satinah agar bisa lepas dari hukuman tersebut, sebagian yang lain Justru menolak membantu satinah karena satinah dijatuhi hukuman mati karena salah dia sendiri. Dia terbukti di pengadilan secara sah dan meyakinkan mencuri dan membunuh majikannya. Maka pertanyaan selanjutnya? buat apa membantu pembunuh? 

Sebagian yang lain menuntut pemerintah membayarkan denda ke keluarga korban. Apakah pemerintah mau? Sejauh ini, pemerintah tidak mau menuruti permintaan keluarga korban, bukan karena tidak kasihan dengan nasib warga negaranya, namun  demi alasan preventif, sekarang ini ada lebih dari 200 orang TKI indonesia yang dijatuhi hukuman mati dari berbagai negara, nah kalau sekarang pemerintah menuruti permintaan keluarga korban, bukan tidak mungkin jika ada kasus lagi, maka uang diyat ini akan terus meningkat sampai puluhan milyar. Bayangkan, uang milyaran itu bukannya lebih baik diberikan kepada ribuan fakirmiskin atau sebagai modal usaha bukan? 

Berbeda kasusnya jika satinah dizholimi, atau di perkosa, atau di aniaya dan tidak dibayar. Mungkin masih ada rasa iba bagi kita. Namun jika terbukti satinah yang salah masa masih kita bela? Tiap hari kita berkoar koar hukum mati koruptor, gebukin maling sampai mati, tapi seorang pembunuh kok diberikan uang 21 Milyar agar dia bisa bebas? 

Solusi?
Tidak ada solusi instant dalam masalah ini, pemerintah sudah melakukan upaya untuk membantu satinah lepas dari hukuman mati, bahkan pemerintah menyediakan dana 4 juta riyal saudi untuk membantu pembebasan satinah. Sebagian orang mungkin bilang ,Masa uang 21 Milyar pemerintah tidak bisa bantu? Sekali lagi, pemerintah melihat kedepan dan bertindak preventif, pemerintah juga sudah baik karena membantu 4 juta rial kepada satinah, tinggal keluarga korban mau ga?Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri,sendiri bilang bahwa hanya Indonesia yang mau membantu warganya yang berurusan kriminal diluar negeri, kurang baik apa coba?


Solusi untuk masalah sejenis seperti ini harus dilakukan oleh semua pihak, berikut ini adalah saran dari saya pribadi

TKI
Tki hendaknya dibekali pengatuan dan skill yang matang sehingga tidak terjadi kasus yang sama diluar negeri. TKI juga harusnya tahu hukum dinegara tempat dituju. Jika tahu membunuh di saudi hukumannya MATI, maka jangan sampai membunuh. 

Penyalur tenaga kerja 
Hendaknya penyalur tenaga kerja juga ikut bertanggung jawab untuk masalah ini, misalkan mengasuransikan TKI tersebut dengan asuransi jiwa atau sebagainya, temasuk jika terjadi kasus kriminal seperti ini. Masalahanya, pihak asuransi juga berpikir dua kali dalam perjanjiannya, jika seorang TKI membunuh majikan, maka apakah asuransi mau membantu? berbeda jika TKI meninggal diluar negeri karena disiksa, dibunuh atau sakit. 

Pihak penyalur tenaga kerja juga akan lebih baik jika mengetes psikologi TKI, jangan sampai orang yang mentalnya tidak stabil dikirim kesana. Jangan sampai kasus TKI membunuh majikan atau anak majikan terulang karena mental tidak stabil dari KTI itu , seperti kejadian dilink ini .

Suami 
Kebanyakan TKI diluar negeri bekerja sebagai pembantu, mengapa? karena kebanyakan yang dikirim adalah pekerja yang tidak membutuhkan skill tinggi, dan kebanyakan adalah WANITA. Di rumah tangga sudah jelas kepala rumah tangganya laki laki, maka kalau suaminya tanggung jawab, justru harusnya laki laki yang bekerja banting tulang untuk kebutuhan keluarga, bukan malah istrinya suruh Ke luar negeri semantara di rumah dia jadi "ibu rumah tangga" dan ungkang ungkang nunggu hasil keringat darah dan air mata istrinya yang kerja dluar. Jika suami tidak tanggung jawab, Operasi kelamin aja jadi perempuan!.

Masyarakat 
Masyarakat hendanya juga jangan asal ceplas ceplos bilang pemerintah ga becus lah, pemerintah tidak membantu warganya dsb, Masyarakat hendaknya mendidik keluarganya dan masyarakat disekitarnya agar tidak terjerumus dalam "lomba siapa kaya" dan "lomba gengsi rumah bagus mobil mewah dari kerja luar negeri". Sebagian besar yang berangkat ke luar negeri memang bukan karena alasan ekonomi, dalam artian tidak bisa makan di kampung, tapi karena alasan pingin KAYA.  Memang diakui atau tidak, penyakit gengsi di masyarakat indonesia sudah akut!

Pemerintah
Sepanjang yang saya tahu, pemerintah sudah cukup optimal melindungi warga negaranya diluar negeri, dari membuat aturan ketat untuk PJTKI, membuat program padat karya seperti PNPM mandiri, memberikan kredit usaha rakyat dan sebagainya. jadi saya tidak banyak mengkritik pemrintah. Yang perlu kita lakukan mengkritik diri kita sendiri. 


Semoga tulisan ini ada manfaatnya

Jumat, 21 Maret 2014

Cara Mengecek Kebenaran Berita

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik* membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” [Al Hujuraat:6]

*fasik =orang/media/pihak yang kadang ngomong benar dan kadang dusta.

Di zaman informasi sekarang ini, banyak beredar berita berita yang tidak jelas sumbernya dan di ragukan kebenarnnya. Berita ini menyebar dengan cepat entah itu benar atau tidak. Era Facebook dan Twitter membuat issue dan fitnah makin cepat menyebar kepenjuru dunia.

Sekarang, hampir setiap saat kita dijejali informasi, dari yang berisi sampah (baca:gosip artis) sampai berita politik, kejadian diluar dan didalam negeri sampai berita yang diberikan oleh kawan kita sendiri yang menceritakan temannya. Pertanyaannnya? apakah anda yakin berita itu benar?

Tujuan dari tulisan ini adalah ajakan untuk lebih berhati hati dalam menyikapi sebuah berita sekaligus menjadi pembaca yang cerdas dan bijaksana. Setiap berita dan informasi yang kita masuk harus kita saring kebenarannya. Bagaimana caranya? Cara cara berikut ini adalah langkah langkah yang bisa kita tempuh dalam mengecek kebenaran sebuah berita dan informasi


Tanyakan langsung kepada sumbernya 
Ini bermanfaat jika kita diberitahu informasi bahwa teman kita yang bernama fulan mencuri atau meninggal, misalkan saja, maka yang perlu anda cek adalah kebenarannya dengan menanyakan langsung kepada orangnnya. Jika dia mencuri tanyakan apakah memang dia mencuri atau sekedar isu atau salah faham. jika dia diberitakan meninggal? Ya kalau dia masih berjalan dimuka bumi atau ditelpon HP diangkat ya sudah pastilah dia masih hidup.

kejadian ini pernah dialami oleh teman saya mas Dede, jadi ada berita yang isinya, seorang pemuda bernama Dede meninggal karena tertimpa pohon. Cara memastikan bahwa Dede itu adalah dede teman kita, maka kita sms atau telepon orangnya. Jangan cuma desas desus atau panik. Nah ternyata dia masih hidup dan yang meninggal ternyata "dede " orang lain. Bagaimana jika berita itu merupakan berita orang terkenal yang kita tidak mungkin bertemu atau bertanya? cek point berikutnya

Lihat wawancara, Rekaman atau videonya 
Misalkan contoh realnya adalah , Dulu, jokowi berbicara dimedia bahwa dia tidak akan nyapres dan akan komitmen 5 tahun di jakarta. Apakah berita ini benar? cara termudah adalah melihat arsip video atau wawancara serta kutipan di media. Jika memang dari mulutnya keluar kata kata itu ya jelas berita itu benar. Ini contoh paling gampannya ya.

Conoh lainnya adalah berita yang mengatakan bahwa tenda SBY di sinabung senilai 15 Milyar? Wow fantastis sekali? Cara mengeceknya bagaimana? lihat konferensi pers atau rekaman SBY langsung yang menyatakan bahwa berita tersebut tidak benar. Kurang yakin? Lihat video atau foto Tendanya, ternyata harga tendanya hanya senilai 60 juta. Itupun tenda militer yang bisa dihuni oleh lebih  dari 10 orang dalam satu tenda, bukan satu tenda untuk SBY saja.

Lihat berita di media yang lain atau baca referensinya
ini pernah saya alami dan baca sendiri, saya langsung mengkritik media tersebut karena beritanya dipelintir. Media tersebut bernama Arrahmah. Sangat disayangkan memang, media islam namum memplintir berita. Jadi beritanya berjudul Saudi tengah bersiap-siap menginvasi Suriah untuk melemahkan kekuatan Mujahidin ". Nah otomatis pembaca kaget , apa benar? bukannya saudi adalah penyokong utama pendanaan dan persenjataan gpemberontakan sunni di Suriah?

Ternyata berita yang benar adalah "Saudi arabia akan membantu para pembrontak yang tidak berafiliasi dengan alqaeda". Nah pihak arrahmah menulis dengan cara dpelintir, Media ini memang berafiliasi dengan baasyir dan cenderung mendukung alqaeda. Tampak sekali ketidak adil  dan tidak amanah dalam menyampaikan berita. Padahal media kafir saat itu saja memberitakan dengan imbang.

Baca kesesuaian Judul Berita dengan Isinya 

Contoh yang belum lama juga terjadi di website dakwatuna dengan judul fantastis. judulnya  Kapolri tegaskan tidak ada jilbab untuk polwan. Nah ternyata isi berita itu menyatakan , TIDAK ADA JILBAB UNTUK POLWAN SAMPAI ATURANNYA KELUAR. banyak sekali komentar miring untuk polri karena hanya membaca judul.  Saya tahu maksud dari dakwatuna adalah menarik pembaca, namun bagi pembaca yang tidak cerdas dan terlanjur emois, maka akan muncul cacian dan umpatan dari para pembacanya.
Bukankah surat al hujarat diatas sudah jelas :" maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” [Al Hujuraat:6]".  

Bukankah berita tersebut membuat para pembaca mencaci maki polisi?.

Tanya teman yang ada dilokasi kejadian
Tanya teman atau keluarga dilokasi kejadian. Ini penting, contohnya adalah berita merapi meletus tahun 2010. Saya masih ingat banget karena bapak/ibu saya telepon dan kwhawatir saya di KOTA jogja dalam kondisi bahaya. Berita dan reporter di TV dengan 'seramnya' memberitakan. terjadi kepanikan luar biasa di KOTA yogyakarta (lalu dibelakanngya orang berhamburan naik motor dan lari menhindari abu merapi). Padahal itu terjadi di lokasi yang jaraknya 40KM dari KOTA jogja. Si reporter ngawur luar biasa. Lokasinyaitu di Cangkringan, sleman. Berita seperti ini tentunya membuat orang tua yang punya anak di jogja panik. makanya kroscek keteman atau keluarga dilokasi kejadian sangat penting untuk meyakinkan kebenaran suatu berita.


Cek dan crosscek si pembawa berita

Pembawa berita juga harus dicek apakah dia jujur atau fasiq? Medianya punya orang kafir yang membenci islam atau tidak? (jika menyangkut berita islam), sumber berita kredibel tidak? Beritanya di pelintir tidak? Apakah track record dari pembawa berita bagus yang artinya dipercaya oleh masyarakat luas?

Dan satu lagi di era kampanye saat ini? Siapa sipemilik media? Contoh yang paling mencolok adalah okezone.com dan metroTV. MetroTV beritanya lebih tepat disebut dengan "Advetorial" semuanya menampilkan kebaikan dari Nasdem, apakah itu benar? apakah itu valid? itu berita apa iklan? Mirip juga dengan jaringan MNC dan Okezonenya. Semua yang berbau WIN-HT pasti disorot dan dianggap baik. Sama juga dengan Detik.com yang tiap hari menulis kebaikan jokowi, sampai sampai perkara tidak penting saja ditulis". Disinilah kita bisa tahu tingkat independensi dari media tersebut. Saya berani menjamin 99% bahwa media yang dimiliki oleh oleh orang yang ikut berkecimpung di pemilu/partai, maka tidak akan objective memberitakannya.

Contoh yang mirip adalah VivaNews dan jaringannya. Lumpur lapindo tidak pernah dibahas karena itu berurusan dengan citra dari Pimpinannya yang mau mencalokan diri jadi presiden.

Jika berita berupa fakta sejarah, baca referensi dan sudut pandang penulisnya.

Berita yang diambil sumbernya dari sejarah, jangan dimakan mentah mentah, contoh sederhana, ketika usman harun dijadikan kapal perang indonesia, Orang indo marah marah dan bilang Singapura ikut campur? namun setelah kita baca sejarah ternyata usman harun dihukum mati karena melakukan pengeboman disingapua. Saat itu indonesia sedang konfrontasi dengan malaysia dan singapura masih satu bagian dengan malaysia. Bagi Singapura, Usman harun adalah penjahat dan teroris, bagi orang indonesia, Usman harun adalah Pahlawan indonesia. Ingat, usman harus melakukan pengeboman karena dimasa itu adalah masa konflik indonesia dan Malaysia, atau tepatnya inggris. Sukarno memberikan komando dwikora. Jadi yang penting disini adalah sudut pandang.

Contoh yang mirip dengan ini adalah tengan kerusuhan di mekah di musim haji 1987. Lebih dari 400 tewas karena kerusuhan tersebut. Namun berita yang pernah saya baca di republika, kalimatnya sangat subjectif. Di berita itu dinyatakan bahwa Jamaah haji dari iran yang ikut demo DI BANTAI oleh polisi saudi. Lihat, sangat jauh menyimpang dari fakta dilapangan. Di berita yang lain menyatakan bahwa warga syiah iran yang tewas adalah 400 orang, padal 400 orang itu dari pihak syiah dan polisi saudi, padahal rincian yang benar 275 orang syiah, 85 polisi saudi meninggal dan 42 orangjemaah haji lain ikut jadi korban. Sangat saya sayangkan pihak republika yang katanya 'koran islam' justru tidak adil dalam pemberitaannya.

Lihat bukti data dan fakta
Banyak akun twitter yang isinya fitnah dan ucapan 'kebencian' yang tanpa dasar dan fakta. Contoh realnya adalah triomacan2000.  update status dari triomacan jarang memberi bukti dan fakta, namun cenderung ke fitnah. Misalkan perkara korupsi pejabat X. Nah jika mereka memang benar, laporkan ke KPK, bukan cuma cuap cuap pengecut seperti itu.

Contoh kasus yang lain, banyak kejadian salah pengutipan atau salah menkonversi nilai mata uang. Dulu pernah pihak The Jakarta Post membuat berita menggempakan bahwa kerugian dari sebuah kasus korupsi X sampai sekian triliun USD . Bukan hanya media indonesia,bahkan media luar negeri saja terbelalak kaget. Kenapa? karena triliun dollar itu sangat besar, wong GDP amerika saja cuma 15 triliun USD dan penghasilan pemerintah indonesia tidak sampai 1 triliun USD kok bisa ada korupsi sebesar itu? ternyata kata triliun Rupiah diartikan mentah mentah dan digantikan simbol USD . Konyol dan super konyol, untungnya pihak Jakarta post langsung meralat pemberitaan tersebut.

sekian dulu, bisa kita ringkas dalam mengecek kebenaran berita berikut ini adalah point yang perlu kita tekankan:

  1. lihat pernyataan asli dari object berita
  2. lihat foto/video/rekaman berita 
  3.  kalau perlu tanya saksi dilapangan /lokasi kejadian
  4. baca referensi berita dan latar belakang berita(bila itu sejarah). 
  5. lihat siapa yang memberitakan.
  6. Lihat data dan fakta serta bukti jika ada


Senin, 17 Maret 2014

Menimbang Pencapresan Jokowi

Jokowi adalah tokoh yang cukup fenomenal. Setelah membuat kejutan menjadi pemenang Pemilukada DKI, sekarang jokowi resmi menjadi capres dari PDI-P. 

Artikel ini akan membahas berbagai sisi dari pencapresan jokowi, sehingga bagi pemilih atau calon pemilih jokowi bisa menimbang menimbang apakah jokowi pantas menjadi seorang presiden? pertanyaan lain adalah apakah jokowi populer karena kinerjanya atau karena pemberitaan media yang bertubi tubi sampai sampai di ibaratkan jokowi kentut saja di beritakan. 

Janji,Konsistensi dan Komitmen.
Jokowi diawal jabatannya bilang bahwa dirinya akan terus komitmen menjadi gubernur jakarta tanpa memikirkan jadi capres atau berambisi menjadi capres. Video, berita TV, kutipan artikel koran sudah ada ratusan kali jokowi menyatakan komitmennya bahwa dirinya akan tetap komitmen menjadi gubernur jakarta. Tapi apa mau dikata, ketika  mega menunjuknya sebagai capres, jokowi mirip abdi dalem keraton, "pejah gesang nderek sultan", "Pejah gesang manut  mega". 

dicalonkannya jokowi juga menimbulkan polemik berkepanjangan, mulai dari gerinda yang mempertanyakan dan menagih janji Megawati bahwa dulu ditahun 2009, megawati bejanji akan mendukung Prabowo menjadi capres, ternyata justru menunjuk jokowi menjadi capres. Koalisi Jokowi-Ahok bukannya merekatkan gerinda-pdi, tapi justru ini adalah titik awal perpecahan gerindra PDI-P. 

Disisi lain, baik megawati dan jokowi perlu berkaca, apakah mereka adalah orang yang amanah dan tepat janji ? jika janji menjadi gubernur 5 tahun saja diabaikan, bagaimana klo jadi presiden nanti? apakah nantinya ketika jadi presiden, jokowi mampu menepat janjinya? Mengutip ucapan teman difacebook sambil bercanda, jangan jangan baru 1 tahun menjabat presiden, terus mundur jadi presiden karena di jadikan Sekjen PBB? 

Jokowi tokoh penurut atau boneka?
Jokowi terkenal sebagai orang yang penurut, terutama pada Pimpinanya megawati, Hal ini jelas dari berbagai tindakannya yang seakan akan 100% mengikuti perintah mega. Contoh sederhana adalah jokowi mbolos ngantor karena diajak megawati berziarah ke makam sukarno. Jika jokowi seorang yang punya komitmen dalam bekerja, tentunya dia akan bilang, tidak bisa menemani bu megawati atau menyarakankan ziarahnya ditunda hari sabtu atau minggu. Tapi apa yang terjadi? jokowi manut saja ikut ziarah? Sekarang dipikir coba? Dia seorang pemimpin atau pengikut?

Efek samping dari penurut ini jauh sekali, jika jokowi tetap seperti ini, dia akan menjadi  Boneka  mega, kenapa?karena apapun ucapan ketua partai PDI akan terus dituruti, jelas ini berbahaya jika jokowi menjadi presiden. Ibaratnya, jokowi itu wayang dan megawati adalah dalang. 

Yang lebih berbahaya, bagaimana kalo yang mempengaruhi megawati adalah pihak asing? wah bisa bisa negara disetir asing tanpa disadari. Yang lebih aneh adalah sikap megawati yang menganggap kadernya yang berhasil jadi kepala daerah harus tetap manut dia. Lah ini aneh, namanya kepala daerah itu manut presiden, jadi jangan heran jika kepala daerah dari PDI-P cenderung menentang kebijakan pemerintah. Contohnya walikota solo FX hady rudyatmo justru ikut demo kepada pemerintah saat pemerintah membuat kebijakan menaikan harga BBM? aneh banget bukan? klo seorang walikota mbalelo kepada presiden, lah dia walikota atasannya siapa? megawati? jelas bukan. Seorang pemimpin daerah itu sudah tidak terikat partai,terutama kebijakannya. 


Dibesarkan Media
Ada yang tidak wajar  dengan fenomena jokowi, sejak muncul diberita tentang perseteruan Bibit Waluyo dan Jokowi , lalu berlanjut dengan mobil ESEMKA yang sekarang ga tau kemana kelanjutannya, terus menjadi Gubernur DKI mengalahkan FOKE sampai sekarang menjadi capres, Media meliputnya sampai pekara kentut saja diliput (satire). Seakan akan, dari semua kepala daerah, hanya jokowi yang kerja (plus risma walikota surabaya). Bupati dan gubernur lain seakan akan cuma ungkang ungkang di kantor. Padahal setiap kepala daerah juga punya kebijakan, rencana kerja dan pembangunan didaerahnya, namun kenapa tidak diliput? seakan akan media sepakat 'AYO lipu terus jokowi, termasuk blusukannya'. Nah ada dua kemungkinan, Media hanya ngikuti pasar karena masyarakat suka jokowi atau media dikontrol oleh "magical hand" yang mengontrol pemberitaan jokowi.  


Saya tidak tahu masalah ini, namun yang jelas, prestasi jokowi menjadi gubernur jakarta belum memuaskan, bahkan diawal tahun 2013 dan tahun 2014 ini saja jakarta banjir bandang juga. Ditahun 2013 jokowi bilang:" Ya namanya baru tahun pertama, maklum kalo mengatasi banjir belum tuntas, nah diahun ini ketika banjir terus melanda apa jawabannya? emang gampang mikir jakarta? minimal jangan menyalahkan pendahulunya yang seakan akan tidak kerja dong?


Yang lebih disayangkan lagi adalah masyarakat indonesia yang serba latah. Segala berita apapun, termasuk berita jokowi dan berita yang menggemparkan, secara sekejam akan beredar di media sosial, BBM broadcast dan sebagainya. Apakah kita tidak sempet mengkroscek kebenarannya? tidak setiap yang dibaca itu fakta. Belajarlah menyaring berita dan berpikir dulu sebelum menyebar berita, jangan cuma jadi bebek.

Sudut Pandang Islam 
Sebagai negara muslim terbesar didunia, pencapresan jokowi punya sisi negatif dan positif bagi umat islam di indonesia. Kita lihat dulu sisi positifnya: Sisi positifnya adalah Indonesia Akan tetap dipimpin oleh Pemimpin LAKI LAKI beragama islam. Hal ini jelas nilai positif, bayangkan kalo megawati maju lagi dan menjadi capres? Umat islam tidak membolehkan seorang perempuan menjadi pemimpin negara karena ada hadist dari rosulullah :“Tidak akan berbahagia / berjaya suatu kaum yang menyerahkan urusan mereka kepada wanita (mengangkat wanita sebagai pemimpin).”

Sisi negatif Pencapresan Jokowi
Dilihat dari kacamata islam, pencapresan jokowi juga punya sisi negatif. Yang paling nampak adalah diangkatnya wakil kepala daerah menjadi kepala daerah. Kebetulan baik di Solo atau dijakarta, Wakil kepala daerahnya non muslim, ini jelas merupakan kerugian bagi umat islam.  Contoh realnya adalah penempatan lurah susan oleh Ahok yang ditempatkan di mayoritas muslim. Hal ini sebenarnya tidak melanggar undang undang, namun jika si lurah menghilangkan aspek islam dalam pemerintahan dan kemasyarakatan seperti mengganti Assalamualaikum menjadi selamat pagi dan dijadikan aturan, jelas ini menjadi konflik. Penempatan lurah seperti itu juga dipandang kurang bijak.

Sisi kedua adalah mendomplengnya dedengkot syiah Kang jalal yang menjadi caleg DPR RI dari PDI-P. memang sih, Syiah ada dibeberapa partai, namun isu kang jalal ini menjadi lebih besar mana kala tokoh PDI mengatakan menginginkan kang jalal jadi Menteri agama. Apa jadinya negara dengan mayoritas sunni dipimpin oleh Seoran syiah? rusak sudah bukan? Ingin bukti? lihat Irak, Iran dan Suriah.

Usaha menjegal Jokowi 

Banyak yang bilang, jokowi sudah hampir pasti menang pilpres, bahkan sebagian sesumbar bahwa jokowi bisa menang satu putaran. Tapi ingatkah kita bahwa PDI-P di ahun 1999 juga menjadi pemenang pemilu Legislatif namun Megawati Gagal jadi presiden? Kala itu, poros tengah (partai islam) mengusung gusdur menjadi presiden. 

Untuk menjegal jokowi jadi presiden, salah satu cara adalah dengan koalisi partai islam atau koalisi Gerindra, Golkar dan Demokrat. Jika partai islam dan partai nasionalis berkoalisi maka kemungkinan besar jokowi kalah. Namun koalisi baik antar partai nasional maupun islam itu sangat sulit dilakukan mengingat masing masing ingin mencalonkan presidennya sendiri sendiri

Cara kedua adalah meminimalisir pemberitaan positif tentang jokowi, hal ini tentunya sudah dilakukan oleh partai partai yang punya media yang sudah mendeklarasikan capresnya. Contohnya adalah Golkar, Dahlan iskan dengan jaringan  jawaposnya serta WIN-HT dengan jaringan Medianya. 

Harapan jika jokowi menjadi presiden
Entah besok jokowi jadi presiden atau tidak, ada harapan yang besar dipundak jokowi. Harapan saya sendiri sebagai penulis adalah sebagai berikut:
  1. Tegas dan konsisten serta tidak menjadi boneka pihak pihak tertentu.
  2. Mengangkat menteri dari profesional dibidangnya, bukan politisi.
  3. Merangkul partai demokrat dengan tujuan agar rencana pembangunan yang sedang diproses seperti redenominasi atau pembangunan infrastruktur bisa berjalan mulus.
  4. Merangkul partai islam sehingga pihak pihak yang tidak sejalan dengan jokowi bisa diajak kerjasama, minimal mensupport pemerintahan yang terbentuk. 
  5. tidak banyak janji. 
Bagaimana jika Gagal menjadi presiden?
Saya tidak tahu, perkara ini cukup menjadi urusan Megawati dan Jokowi. Pihak luar tidak usah ikut campur.


Senin, 10 Maret 2014

Review Dallas Buyer Klub (2013)

Tahun ini , Dallas Buyer Klub menjadi sangat populer di dunia. Film yang dibiayai dana 5 juta dollar itu masih diputar di bioskop karena pemeran utamanya yaitu matthew mcconaughey dinobatkan sebagai aktor terbaik di oscar 2014, ajang penghargaan paling bergengsi di Hollywood. Kembali ke masalah biaya, biasanya film film hollywood memakan biaya pembuatan antara 50 juta sampai 100 juta USD. Namun, Film ini hanya  menghabiskan 5 juta USD.

Mattew adalah salah satu aktor paling berbakat dan paling menghayati perannnya difilm Dallas buyer club, Untuk pembuatan film ini, dia rela berat badannya turun 21kg. Dia memerankan seorang teknisi listrik bernama Ron Woodrof di tahun 1985. Ron juga seorang penunggang rodeo yang doyan ngesek, akibatnya dia tertular HIV. Dokter memvonisnya hanya bisa hidup 30hari lagi mengingat sel darah putihnya sudah di gerogoti oleh virus HIV.

Ron yang seorang redneck (istilah redneck mengacu pada warga kulit putih di amerika yang bodoh, tidak berpendidikan, miskin dan ucapannya kasar) yang tidak menyangka akan mendapat HIV, di waktu itu, kebanyakan yang mendapat HIV adalah pasangan homosex dan pecandu narkoba dengan jarum suntik. Ron mengira berhubungan sex dengan PSK tidak akan menyebabkan dia terkena virus berbahaya ini, akhirnya walaupun dia menolak disebut penderita HIV, dia diam diam mempelajari HIV di perpustakaan dan membaca buku buku apa yang menyebabkan dia tertular virus itu, akhirnya dia sadar bahwa sex bebasnya lah yang membuat dia tertular.

Walaupun sudah divonis hanya bisa hidup 30 hari,Ron tidak patah semangat, dia berusaha mendapatkan obat AZT yang masih dalam tahap pengembangan. Di Mexico dia bertemu dengan seorang dokter yang mengatakan bahwa AZT berbahaya dan dia direkomendasikan mengkonsumsi ddC dan peptide T, semacam vitamin untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Dia sampai pergi ke Mexico untuk mendapatkan obat agar dirinya bisa bertahan hidup.akhirnya obat tadi dijadikan bisnisnya di amerika. Obatnya digratiskan pada anggotanya, syaratnya anggotanya harus membayar iuran anggota sebesar 400USD per bulan , selanjutnya tonton sendiri.

Film ini tidak aman di konsumsi anak anak karena ini film dewasa, banyak adegan seksual, drug dan ucapan kasar para pemainnya. Film ini mendapat nilai lebih bukan karena aktornya, tapi karena diangkat dari kisah nyata (Dengan berbagai penambahan tentunya). Ron Woodrof yang asli, meninggal dunia 7 tahun setelah di vonis HIV oleh dokter. Perjuangannya selama 7 tahun melawan HIV itu mungkin yang dijadikan titik utama film ini.

Pelajaran berharga dari film ini, sex bebas dan Drug memang sumber dari penyakit maka, Jangan dekat dekat dengan dua hal tersebut kalau tidak ingin sisa hidupmu sia sia.


Minggu, 02 Maret 2014

Pengertian dan contoh Pencucian Uang

Pencucian uang (Money Laundering) adalah suatu upaya perbuatan untuk menyembunyikan atau menyamarkan asal usul uang/dana atau Harta Kekayaan hasil tindak pidana melalui berbagai transaksi keuangan agar uang atau Harta Kekayaan tersebut tampak seolah-olah berasal dari kegiatan yang sah/legal.

Inti dari pencucian uang adalah "mencuci " uang kotor yang didapat dari kegiatan ilegal atau hasil kejahatan seperti mencuri, merampok, menipu, korupsi, bisnis ilegal agar  setelah di "cuci" uang tampak bersih dan (seakan akan) diapat dengan cara yang legal dan halal. 

Contoh pencucian uang ini sangat banyak, namun saya akan memberi   contoh yang paling umum adalah 4 hal berikut:

Contoh pencucian Uang 
Walter White adalah seorang guru SMA yang berpenghasilan cuma 4 juta perbulan. Selain sebagai guru SMA, dia juga seorang pembuat sekaligus bandar narkoba. Agar hasil transaksi narkoba ini tidak dicurigai, maka ia membuka usaha Cuci Mobil. Setiap hasil transaksi narkoba, dia campurkan uangnya ke dalam transaksi pembayaran cuci mobil jadi seolah olah semua uang yang didapat adalah dari hasil cuci mobil. 

Lebih detail, caranya adalah sebagai berikut, walter setiap bulan bisa mendapatkan uang dari penjualan narkoba sebesar 9 juta, maka  uang tersebut dicuci perhari sebesar 300 rb rupiah. Caranya, anggaplah usaha cuci mobil pehari ada 100 mobil yang dicuci, dengan biaya cuci mobil 10ribu, maka seharusnya cuci mobil perhari mendapat 1 juta, nah agar uang narkoba bisa terlihat seakan akan dari bisnis cuci mobil,maka di buku pendapatan ditulis bahwa hasil cuci mobil perhari mendapat 1.3 juta, nah, jika ditelusuri maka lebih jauh, maka akan tercatat bahwa dalam sehari ada 130 pelanggan. :).  30 pelanggan yang ditambahkan adalah fiktif. Tidak terlalu keliatan bukan?


Contoh pencucian uang yang kedua

Seorang koruptor (A) mengkorupsi uang 100juta, agar uang hasil korupsinya tidak terlacak, maka ia menyerahkan uang 100jt tersebut ke temannya yang pengusaha(B). Oleh temannya, uang 100 juta ini di simpan dibank. Tentunya pihak Bank tidak curiga karena yang menabung adalah pengusaha, pengusaha tersebut bilang bahwa itu adalah uang bisnis usahanya. 

Si A, lalu meminjam uang ke bank 100juta untuk alasan usaha bengkel mobil (misal saja ini). Nah sebenarnya si A itu mengambil uangnya sendiri yang dibank. Si A benar membuka benkel, Untuk melunasi cicilan Bank, si B menarik kembali uang 100 juta yang ada di bank dan menyerahkannya ke si A. oleh si A, uang 100 juta dari temannya ini dibayarkan kembali ke bank.  Tricky and licik kan?

Nah si B biasanya mendapat komisi dari A, dan si A sekarang uang 100 jutanya telah dicuci dengan bersih dan menjadi sebuah bengkel, tidak penting bengkelnya sukses atau tidak, yang jelas ketika orang bertanya darimana dia mendapat uang untuk mendirikan bengkel? dia aka bilang:" Pinjam Bank". Nah jika koruptor brengsek ini korupsi lagi, dia tidak perlu minta tolong temannya, dia cukup mencucinya di Benkel mobilnya. 

Contoh pencucian ketiga 
Contoh ketiga ini dipakai oleh ahli ekonomi dan pintar IT, caranya uang hasil korupsi atau bisnis ilegalnya di belikan mata uang digital seperti BitCoin atau di transfer kerekening paypalnya. Pihak PayPal atau Bitcoin tidak akan mempermasalahkan darimana sumber dananya. 

Jika orang mulai curiga dengan hartanya, maka ia bilang bahwa ia berinvestasi di uang digital seperti bitcoin, atau pura pura membuka toko online dengan barang digital seperti software atau ebook. Terllihat bersih kan?

Contoh pencucian ke empat
Cara keempat ini sering dipakai oleh para pejabat korup di indonesia. Caranya , uang yang di korupsi, di belikan tanah atau properti, cara lain, di masukan ke rekening anak atau istrinya atau pembantunya atau Orang lain yang dibayar untuk "titip duit" di rekening orang bayarant tersebut.

Cara ini dilakukan agar saat pelaporan harta pejabat, terlihat uang dan kekayaannya realistis sesuai dengan jabatan yang dipegannya saat ini.

Empat contoh diatas biasanya adalah yang paling umum, biasanya koruptor dan penjahat akan mengkombinasikan berbagai cara sehingga uangnya didapatkannya tampak "bersih" bukan lagi "uang kotor". Bagi ahli ekonomi atau hukum, mohon klo penjelasan diatas salah, harap di koreksi. Yan terakhir, semoga para pembaca bisa mendapatkan manfaat dari tulisan ini dan JANGAN MAU TERLIBAT DALAM BISNIS CUCI UANG".