Minggu, 21 April 2019

Review Film Capten Marvel (2019)

Captain Marvel adalah film pertama MCU di tahun 2019 sebelum dirilisnya Avenger : End Game. Walapun Di rilis tahun ini, namun seting film superhero perempuan ini berlatar di tahun 1995-an. Mengapa Marvel Studio merilis film ini baru sekarang? Kenapa tidak dibuat jauh jauh hari? Alasan utama adalah secara alur cerita memang film ini pas diletakan setelah Avenger: Infinity War dimana Nick Furry mengirim Pesan SOS ke Captain Marvel. 

Sebenarnya siapa sih Captain ini, sekuat apakah dia? Sejak film pertama MCU keluar di tahun 2008 (Ironman), Nick Furry tidak pernah meminta pertolongan bahkan sampai era Avenger pertama dan era Age Of Ultron pun Nick Furry tidak pernah meminta bantuan si Captain.

Captain Marvel dalam komiknya adalah salah satu tokoh superhero yang digadang-gadang bisa mengalahkan Thanos. Begitu ceritanya guys. Review film ini akan saya buat penuh dengan spoiler mengingat film ini sudah rilis lebih dari 3 bulan. Ingat bagi yang belum nonton,  jika tidak ingin nikmat menonton film berkurang, JANGAN MELANJUTKAN Membaca Review ini.

Alur cerita 
Carol Denver alias captain marvel adalah seorang pasukan elit di planet Kree. Saat ini, Kree sedang berperang melawan Skrull. Skrull ini merupakan alien yang bisa berubah bentuk (shapeshifter) sehingga sangat sulit mengalahkan mereka. Bagi yang tidak tahu Kree. Kree adalah Planet yang "manusia" nya berwarna Biru dan situ ada Ronan the Accuser yang dikalahkan oleh Guardian Of Galaxy.

Yang menarik, Marvel mempunyai kemampuan Photon blass yang keluar dari tangannya. Namun kita tidak tahu darimana datangnya kekuatan itu, apakah itu kelebihan bangsa Kree atau unik dimiliki captain Marvel. Marvel sendiri sebenarnya bukan bangsa kree, dia lupa tentang masa lalunya dan kenapa dia ada di planet Kree. Sepanjang film ini banyak intrik politik dan kita tidak tahu persis siapa lawan siapa kawan mengingat Skrull bisa berubah bentuk menjadi siapa saja. Disinilah plintiran alur bermain dengan sangat cantik.

Singkat cerita, Marvel dan tim yang gagal dalam sebuah operasi terdampar di bumi di tahun 1995, Nah disinilah Marvel bertemu dengan Detektif Nicolas Furry alias Nick Furry yang masih muda. Semula Furry tidak percaya kalau ada alien yang berkeliaran di muka bumi yang mempunyai kemampuan berubah bentuk, namun lambat laun dia sadar bahwa Bumi sebenarnya ada di medan perang alien antar galaxy. Dari situlah dia punya rencana membuat Avenger Initiatif untuk mengumpulkan orang orang yang mempunyai kekuatan super, agar bumi lebih siap jika terjadi lagi serangan alien seperti Skrull.

Dalam proses pengejaran Skrull di bumi, Marvel mulai merasakan bahwa di bumi inilah asal usulnya. Dia akhirnya sadar bahwa dia adalah penduduk bumi dan seorang pilot pesawat bernama Carol Denver. Dalam dokumen resmi Angkatan Udara Amerika, dia dia dianggap meninggal saat latihan terbang. Namun kenyataan tidak berkata demikian. Marvel selamat dari kecelakaan itu dan dia diadopsi oleh bangsa Kree.

Mengapa Bangsa Kree mengadopsi kapten Marvel namun tidak pernah bercerita asal usul si captain?  Darimana sumber kekuatan Photon Blass yang dimiliki oleh Carol Denver? Siapa musuh sebenarnya di Film ini, semua bisa terjawab jika anda sudah menontonnya.

Namun yang menarik, kita akhirnya tahu Apa dan siapa yang menyebabkan Nick Furry kehilangan matanya dan kita tahu dimana sebenarnya Captain marvel saat ini.

Kritik untuk Captain Marvel

Dari sisi efek sudah dipastikan film ini dapat A, apalagi efek saat Captain marvel berubah jadi supersaiyan --ini sebutan saya pribadi-- saat si Captain mengeluarkan kekuatan penuh dengan pendaran warna kuning disekujur tubuhnya. Sayangnyadialur cerita, tidak ada hal hal yang menunjukan bahwa si Captain pantas memimpin Avenger menghadapi Thanos. Tidak ada satu adegan pun yang menunjukan dia pantas memimpin para superhero avenger. Bahkan di satuan tugasnya di planet Kree dia hanya seorang prajurit tempur.

Masalah lain adalah sumber kekuatan marvel yang ternyata didapat dari salah satu Infinity Stone. Artinya Captain marvel adalah pilot biasa dan manusia biasa sampai terjadinya kecelakaan dan akhirnya dia mempunyai kekuatan Super Saiyan. Kira kira kejadian yang sama jika dialami oleh orang lain apakah mereka akan dapat kekuatan yang sama?

yang terakhir adalah masalah "hubungan dekat" dengan Nick Furry. Jika kita lihat alur cerita, adegan pertemuan pertama dengan nick furry dan sampai adegan terakhir menghilangnya si capten, tidak nampak ada ikatan emosional dan mereka baru kenal beberapa hari. Berbeda keterikatan emosional antara Captain Amerika dengan Tony Stark atau ayah tony Stark. Keterikatan antara Black Widow dan hawkEye.

Kritik yang terakhir adalah peran Captain Marvel yang diperankan oleh Brie Larson memang cukup cocok dari sisi penampilan, namun dari sisi seorang ahli penerbang dan ahli bela diri, sepertinya ada miscast, Jauh berbeda dengan Black Widow yang diperankan scarlet Johanson. Coba anda lihat adegan lari si Carol denver di trailer saat di kejar kejar kree. She run like lilte girl.

Harapan saya, pemimpin Avenger tetap di pegang Captain Amerika atau Ironman, kalau ternyata yang memegang kendali di EndGame adalah Captain Marvel, maka saya yakin ada semacam Plothole bagaimana seorang captain yang belum punya kemampuan memimpin tiba tiba jadi pemimpin Avenger? Kita tunggu saja aksi selanjutnya dari si Capten di Avenger Endgame, semoga Alur ceritanya nyambung dengan film Captain Marvel dan Infinity War!

Jika saya boleh kasih nilai 3 dari 5 Bintang, film captain marvel ini cuma seakan akan menjadi penyambung alur yang putus dan menjawab beberapa misteri tentang Nick Furry  sejak MCU merilis film pertama IronMan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar